alterntif text

Kaba Pemko Bukittinggi

Manunggal Sakato XVI Dimulai, Partisipasi Warga Diharapkan

Bukittinggi, KABA12.com — Walikota Bukittinggi didampingi unsur Forkopimda, dan Kepala OPD, Camat dan Lurah, membuka secara resmi kegiatan Manunggal Sakato ke XVI, di lapangan voli, kelurahan Kubu Tanjuang, ABTB, Rabu (04/04). Dalam kegiatan ini, Walikota juga sekaligus membuka Hari Kesatuan Gerak PKK ke 46.

Kadis Perkim, Novrianto CH, selaku Ketua Panitia, menjelaskan, awalnya, bulan bakti gotong royong masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Mei. Namun karena bertepatan dengan bulan Ramadhan maka pelaksanaannya, dipercepat. Untuk tahun 2018 ini, Manunggal Sakato ke XVI, dilaksanakan mulai tanggal 4 April hingga 3 Mei, dengan 33 item proyek pokok dan 7 proyek tambahan.

“Setiap kelurahan, didukung dengan dana Rp 50 juta untuk melaksanakan proyek fisik fasilitas umum, pembangunan gedung dan lain-lain. Dalam pelaksanaannya akan dilaksanakan juga kegiatan gotong royong dari ASN di bagi per lokasi manunggal. Sehingga diharapkan, dengan Manunggal Sakato, kita lestarikan nilai gotong royong, melalui peningkatan paritisipasi masyarakat, dalam pembangunan kota Bukittinggi,” jelasnya.

Baca Juga:  Kapolres Agam Ingatkan Warga Bijak Bermedsos, Sebar HOAX Oknum ASN Diperiksa

Nantinya, lanjut, Novrianto, kelurahan terbaik akan diberikan hadiah dan penghargaan. Juara I akan diberikan Rp 5 juta. Juara dua Rp 3 juta dan juara tiga diberikan reward Rp 2 juta.

Sementara itu, Ketua TP PKK Bukittinggi, Ny. Yesi Endriani Ramlan menyampaikan, gerakan PKK sudah lebih setengah abad dalam membantu pemerintah, khususnya membangun keluarga dan lingkungan yang sejahtera. Ketahanan keluarga dan lingkungan harus jadi benteng utama untuk ciptakan kondisi aman, nyaman dan damai.

“Dengan hari kesatuan gerak PKK ke 46, kita gerakkan kerukunan dalam keluarga dan lingkungan untuk mewujudkan Indonesia damai. Melalui momentum HKG PKK ini, diharapkan PKK secara berjenjang, senantiasa bahu membahu, memberikan kesadaran kepada keluarga bahwa kondisi aman dimulai dari internal dan lingkungan masing-masing,” ungkapnya.

Baca Juga:  Sambut Harkitnas, Mahasiswa Demo di DPRD

Yesi berharap, kader PKK dapat memberikan contoh dan keteladanan untuk keluarga di lingkungan dan kelurahan masing-masing. Sehingga apapun masalah sosial kemasyarakatan yang terjadi saat ini, dapat diantisipasi secara dini.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mengungkapkan, manunggal sakato merupakan kegiatan rutin tahunan yang dimulai sejak tahun 2002. Dengan manunggal, pemerintah mendorong masyarakar ikut terlibat dan peduli lingkungan, dengan semangat kegotongroyongan menjadi landasan utama.

“Kami minta jangan berlakukan denda kepada warga. Kita minta kepedulian bersama masyarakat untuk peduli dan membangun lingkungan. Saya juga minta manunggal sakato juga harus diikuti oleh seluruh SOPD. Kita tidak harapkan kegiatan fisik saja, tapi bisa juga dilakukan pembangunan mental dan spiritual,” ujar Ramlan.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Bukittinggi Meningkat, Prokes Diperketat

Untuk HKG PKK ke 46, Walikota menyampaikan, bahwa PKK merupakan mitra kerja bagi pemerintah. Bamyak prestasi yang diraih Bukittinggi, berkat kerjasama dan sinergi yang baik antara pemko dan PKK.
Salah satunya torehan piala adipura dua tahun berturut-turut. Selain itu, juga ada sekolah keluarga, yang dilaksanakan PKK dan merupakan program untuk menunjang penyelesaian masalah sosial keluarga serta kemasyarakatan.

Dalam seremoni pembukaan manunggal sakato ke XVI ini, juga dilakukan pemotongan nasi lamak, sebagai tanda hari kesatuan gerak PKK ke 46.

Selain itu, juga diserahkan hadiah kepada pemenang sejumlah perlombaan PKK tingkat kota Bukittinggi.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top