Kaba Terkini

Sniper SAS Tembak Komandan ISIS di Malam Hari dari Jarak 1,5 Km

Damaskus,kaba12.com — Berdasarkan informasi dari Kemenhan Inggris, seorang sniper atau penembak jitu pasukan elite Inggris SAS dikabarkan sukses menewaskan seorang komandan ISIS lewat tembakan dari jarak 1,5 kilometer. Hebatnya, tembakan itu dilakukan pada malam hari saat suasana gelap gulita. “Kejadian ini hanya sekali dalam 1 juta kesempatan. Satu peluru, satu tembakan mematikan di malam hari, sehingga nyaris mustahil. Hasil tersebut menjadikan dia sebagai sniper terbaik saat ini ” ujar sumber tersebut.

Penembak jitu itu diyakini adalah seorang sersan anggota Skuadron-G SAS yang dikirim ke Suriah dalam misi kontraterorime selama tiga bulan terakhir. Sang sersan merupakan veteran sejumlah operasi militer di Irak dan Afghanistan serta disebut telah menewaskan lebih dari 100 orang sasaran.

Baca Juga:  Damkar, Satpol PP Dan Satlinmas Berperan Dalam Perlindungan Masyarakat

Dia diyakini menggunakan senapan runduk McMillan T-50 buatan Amerika Serikat dengan peluru “jumbo” berkaliber 50.

Seperti dilansir Daily Star, Minggu (18/3), mengatakan, sebuah unit SAS mendapatkan informasi bahwa seorang komandan ISIS tiba di sebuah rumah aman di sebuah desa di perbatasan Suriah.

Baca Juga:  Miliki Ganja, Pemilik Bengkel Cat Mobil Ditangkap

“Desa itu dikuasasi sepasukan ISIS sehingga tak ada kesempatan untuk menggelar misi penangkapan. Melakukan operasi penangkapan sama saja dengan bunuh diri. Namun, akhirnya misi membunuh yang dipilih. SAS berharap komandan ISIS tiba di siang hari karena menembak di malam hari amat berbahaya ” ujar sumber.

Namun, saat malam tiba pasukan SAS harus memutuskan untuk membatalkan misi atau mencoba melakukan tembakan pada malam hari.

Baca Juga:  Warga Temukan Bunga Bangkai di Hutan Maninjau

“Sang sniper mengatakan, dia ingin menembak dan perintah membunuh diberikan,” kata sumber itu lagi.

Saat sebuah mobil mendekat ke sebuah rumah, sang sniper mengarahkan senjatanya ke sosok bertubuh tinggi yang sesuai dengan deskripsi sosok komandan ISIS yang menjadi target.

Kesulitan bertambah karena waktu untuk bersiap, mengincar, dan menembak tak lebih dari 15 detik. “Setelah ditembakkan, peluru melesat dan mengenai bagian belakang kepala komandan ISIS itu. Dia tewas seketika,” papar si sumber.

(Dany)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top