Kaba Pemko Bukittinggi

Peran Orang Tua Penting Atasi Kenakalan Remaja

Bukittinggi, KABA12.com — Dharma Wanita Persatuan kembali mengadakan pertemuan bulanan. Bertempat di Aula Badan Keuangan, Selasa (13/03), pertemuan itu diisi dengan materi psikologi oleh Psikolog Yolivia Irna Aviani dari UNP Belakang Balok.

Dalam materi yang berjudul Peranan Keluarga Dalam Mengantisipasi Perilaku Remaja yang Menyimpang itu, Yolivia Irna Aviani mengatakan, saat ini remaja menjadi sorotan tajam dari berbagai pihak. Pasalnya banyak problema remaja yang tak pernah habis-habisnya mengapung ke tengah publik.

“Untuk itu ada beberapa peran yang harus dilakukan oleh orang tua dalam menyelesaikan persoalan kenakalan remaja. pertama, orang tua harus mampu berperan sebagai guru pertama dan utama bagi anak remajanya. Orang tua sebagai orang yang paling dekat dengan anak remajanya harus maksimal membimbing dan mendampingi anak remajanya. Ayah bunda harus dekat dengan anak remaja dan tidak boleh membuat jarak dengan mereka,” ujarnya.

Kedua, lanjut Yolivia, orang tua harus mampu menjadi sahabat bagi anak remajanya. Ayah Ibu harus mampu menjadi tempat curhat bagi anak remajanya. Jangan sampai anak remaja curhat pada teman sebayanya atau pada orang lain melalui media sosial karena berakibat fatal.

Ketiga, orang tua harus dapat berperan sebagai motivator dan inspirator bagi anak remajanya. Orang tua yang hebat adalah orang tua yang mampu memotivasi dan sebagai inspirasi bagi anak remaja untuk melakukan kebaikan. Orang tua hendaknya dapat menjadi figur istimewa bagi anaknya dalam menapaki kehidupan dan menentukan masa depannya.

Keempat, orang tua harus mampu berperan sebagai ulama atau tokoh agama. Peran ini memang berat namun bukan berarti orang tua tidak bisa memerankannya. Dengan berusaha maksimal mempelajari agama dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari menjadi modal utama bagi orang tua dalam melaksanakan peran yang penting ini.

Penasehat DWP Kota Bukittinggi, Ny. Khadijah Irwandi mengatakan, dalam kehidupan remaja, pengaruh lingkungan sangat besar. “Jika anak kita telah mengalami pelecehan seksual, maka kejiwaan anak kita akan terganggu. Hal itu akan dibawanya seumur hidup,” ucapnya.

Karena itu, Khadijah berharap mayarakat mengaktifkan kembali kontrol lingkungan, sepeti dasawisma, sehingga kita bisa menjaga anak-anak kita. Efek negatif dari kemajuan teknologi, haris diantisipasi. “Pelecehan seksual terjadi karena pengaruh lingkungan, gadget, perkembangan teknologi. Apalagi Bukittinggi punya banyak kampus, dihimbau kepada ibu kost untuk bisa memantau pergaulan anak kos,” harapnya.

Sementara Ketua DWP Ny. Is Yuen Karnova mengatakan materi pertemuan bulanan hari ini sangat bagus, demi keamanan remaja.

Ny. Is Yuen Karnova yakin, masih banyak pertanyaan dan keinginan konsultasi dengan Psikolog. Dipersilahkan untuk berkonsultasi langsung dengan psikolog sesuai perjanjian terlebih dahulu.

(Ophik)​

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Alamat : Jl. SUDIRMAN, NO.02, PADANG BARU, LUBUK BASUNG, KABUPATEN AGAM

Telp (0752)76808, e-mail : redaksi.kaba12@gmail.com.

Copyright © 2018. Theme by KABA12.com. All right reserved

To Top