BPBD Kab. Agam

Api Masih Berkobar di Tiku. 2 Hektar Lahan Hangus

Tiku, kaba12.com — Api masih berkobar di lahan yang terbakar di Luak Gadang Sungai Sirah, Durian Kapeh, nagari Tiku Utara kecamatan Tanjung Mutiara hingga Selasa,(16/1) malam sekitar pukul 22.50 WIB. Tim gabungan yang turun memadamkan api di lokasi kejadian masih kesulitan untuk menguasai api sehingga sampai berita ini ditayangkan api masih berkobar di lahan yang terbakar sejak pukul 18.30 WIB.

Informasi yang diperoleh dari Lukman Syahputra, staf Pusdal OPS BPBD Agam dari lokasi kebakaran Selasa malam tim gabungan yang diterjunkan untuk memadamkan api masih kesulitan untuk menjinakkan si jago merah yang terus merembet di lahan perkebunan warga tersebut.

Dijelaskan, kebakaran lahan perkebunan yang menghebohkasn masyarakat tersebut karena api terlihat membesar dari kejauhan itu, justru berada di kawasan yang tidak bisa diakses oleh kendaraan sehingga tim pemadam kebakaran kesulitan untuk masuk ke lokasi. Untuk proses pemadaman, terpaksa menggunakan perangkat lapangan dan memperpanjang pipa pemadaman untuk menjangkau lokasi.

Disebutkan Lukman, lahan perkebunan yang terjadi adalah milik Dt.Rangkayo Basa, di wilayah Luak Gadang, Durian Kapeh nagari Tiku Utara. Hingga berita ini ditayangkan, lahan yag terbakar sudah mencapai 2 hektar lebih dan api masih belum bisa dijinakkan tim gabungan.

Sementara untuk menghentikan pemadaman karena hari sudah larut malam tidak memungkinkan, karena dikuatirkan api akan terus merembet ke areal lain, ” petugas masih kesulitan dan proses pemadaman masih terus berlangsung, ” ulas Lukman.

Kebakaran lahan di Durian Kapeh tersebut dikuatirkan merembet ke lahan milik masyarakat lain termasuk areal perkebunan PT.Mutiara Agam yang berada tak jauh dari lokasi lahan yang terkadang, termasuk pemukiman penduduk yang berada tak begitu jauh dari lokasi kebakaran.

(Harmen)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

To Top