Kaba Pemko Bukittinggi

Adiwiyata Membentuk Generasi Peduli Lingkungan

Bukittinggi, KABA12.com — Walikota Bukittinggi diwakili Asisten Asministrasi Umum Ir.Zet Buyung membuka secara resmi sosialisasi Program Adiwiyata bagi Kepala Sekolah di lingkungan kota Bukittinggi. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Bukittinggi di Hall Balaikota Gulai Bancah, Senin (04/12).

Dalam sambutannya, Zet Buyung mengatakan bahwa program Adiwiyata merupakan perwujudan dari pendidikan lingkungan hidup, yang merupakan amanah dari UU Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Untuk itu generasi muda sebagai agen perubahan harus memiliki wawasan lingkungan.

Baca Juga:  Drainase Pasar Tersumbat, Damkar Agam Turun Tangan

“Generasi muda harus dibekali dengan wawasan lingkungan, agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan berperilaku melestarikan lingkungan. Disamping itu pendidikan lingkungan juga menjadi sarana yang sangat penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang dapat melaksanakan prinsip pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Hingga tahun 2017 ini, kota Bukittinggi memiliki 1 sekolah Adiwiyata Mandiri, 13 Adiwiyata Nasional, 8 sekolah Adiwiyata Provinsi Sumatera Barat dan 25 sekolah Adiwiyata Kota Bukittinggi.

Zet Buyung mengingatkan agar seluruh sekolah di Kota Bukittinggi dapat mengaplikasikan program Adiwiyata secara konsisten sehingga dapat membentuk generasi yang sadar dan peduli lingkungan. Generasi inilah yang nantinya akan mengimplementasikan program Adiwiyata di tengah masyarakat, sehingga kebersihan dan kelestarian lingkungan di kota Bukittingi selalu terjaga.

Baca Juga:  #Agam Siaga Covid19, Bupati Tinjau Kesiapan OPD

Sementara itu Kepala Bidang Penataan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kota Bukittinggi, Yurmaneli selaku ketua pelaksana mengatakan, kegiatan yang diikuti oleh Kepala Sekolah mulai dari SD, SLTP dan SLTA sebanyak 108 sekolah ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari tanggal 4 dan 5 Desember 2017. Sedangkan pada tanggal 6 Desember 2017 akan dilanjutkan dengan kegiatan Bimbingan Teknis bagi Tim Pembina dan Tim Penilai Adiwiyata kota Bukittinggi, dengan nara sumber Dasril Chaniago dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat.

Baca Juga:  Kebakaran Padang Lua, Bakso Sahabat Ludes

“Dengan dimulainya budaya sadar dan peduli lingkungan melalui program Adiwiyata dari sekolah tingkat SD sampai SLTA, kita optimis penghargaan Adipura dan Kota Sehat yang telah diraih Bukittinggi dapat dipertahankan,” pungkasnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top