Kaba Terkini

Ribuan Pedagang Ikut Pertemuan dengan Forkopimda

Bukittinggi, KABA12.com — Ribuan pedagang Pasar Atas Bukittinggi, memenuhi undangan pemerintah untuk mengadakan pertemuan membahas tindak lanjut pasca kebakara pasar Senin kemarin. Pertemuan dilaksanakan di auditorium pustaka Bung Hatta, Selasa (31/10).

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias atas nama pribadi dan pemko mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas kejadian ini. Di awal sambutannya, Walikota mengklarifikasi terkait adanya gonjang ganjing Pasar Atas dibakar dengan sengaja.

“Semua tuduhan terkait adanya unsur kesengajaan adalah fitnah. Tidak ada pemimpin yang ingin mencelakakan penduduknya. Ada bukti yang jelas dari hasil identifikasi Polres terkait penyebab kebakaran Pasar Atas,” tegasnya.

Selanjutnya, Wako menjelaskan tindak lanjut dari pemerintah berencana membangun tempat penampungan di Jalan Perintis Kemerdekaan. Jumlah kios yang akan dibangun sebanyak 1124.

“Ini bentuk perhatian pemko untuk tahap awal. Penampungan akan diletakkan dalam satu tempat dan tidak terpisah. Tempatnya akan dibangun secara layak agar proses jual beli berlangsung nyaman,” ungkapnya.

Baca Juga:  12 Tewas Tertimbun Longsor di Bali

Lebih lanjut, dari Simpang Kangkung hingga BNI akan dijadikan lahan parkir dan diupayakan mobil Pariwisata untuk berhenti di dekat pasar penampungan agar langsung berbekanja di tempat itu. Sementara, lokasi pasar akan segera dipagar agar tidak ada barang yang hilang dan tercipta keamanan.

Dalam sesi tanya jawab, Moli salah satu pedagang Pasar Atas mengusulkan, pedagang lantai satu tetap berjualan di lokasi yang ada dan pedagang yang tokonya terbakar diminta untuk berjualan di seputaran Jam Gadang.

Ketua P4B, Azwar Ibrahim berharap, tidak Ingin pedagang vakum dalam beraktivitas. Setelah rapat dua kali, pedagang meminta ada tim peniliti Pasar Atas terkait kondisi bangunan. Namun mereka berharap dilaksanakan renovasi berat, bukan dibangun ulang.

“Kami pedagang siap membantu pemerintah untuk membersihkan puing puing kebakaran di lantai dua. Sehingga pedagang lantai satu dapat dibuka kembali,” ujarnya.

Baca Juga:  Jelang Pemungutan Suara Pilwana Senin, Suhu Politik Menghangat di Lubukbasung

Reno pedagang pasar lantai lantai dua, berharap pemko mengizinkan pasar penampungan ditempatkan di seputaran Jam Gadang. “Kami siap membantu pemerintah membangun pasar penampungan di Jam Gadang dan kami akan disiplin,” harapnya.

Sementara itu, Noviandi, perwakilan PKL menyampaikan kesedihan mereka ketika lapak PKL diratakan dengan alat berat. Terkait relokasi, diminta untuk tidak jauh dari Jam Gadang dan dipastikan kapan waktu para pedagang bisa berjualan.

Selain itu, Yulius Rustam pedagang lantai dua yakin Lasar Atas tidak dibakar. Pedagang meminta pemko untuk segera datangkan tim ahli untuk mengkaji kelayakan bangunan Pasar Atas.

“Jika masih layak direnovasi, alangkah baiknya direnovasi dulu. Namun kita tunggu dulu hasil kajiannya. Untuk rencana relokasi, jangan dipastikan dulu. Kami butuh waktu untuk menyimpulkannya. Nantinyamakan dibentuk tim kexil yang akan berdiskusi dengan pemko,” jelasnya.

Baca Juga:  Wabup Agam Tinjau Jalan Terban di Palembayan

Dari sejumlah saran pedagang itu, Walikota menjelaskan, kondisi Pasar Atas saat ini belum ada jaminan layak atau tidak layaknya. Pemko tidak ingin ambil resiko bagi pedagang lantai satu, jika diizinkan berjualan.

“Kami akan segera datangkan tim ahli untuk uji kelayakan. Sementara itu, kami dari pemko berencana akan secepatnya membangun pasar penampungan. Kami sejauh ini belum memikirkan terkait Pasar Atas, untuk saat ini bagaimana pasar penampungan dibangun dulu agar ekonomi tidak lumpuh,” jelasnya.

Intinya, lanjut Walikota, pemerintah tidak mengizinkan pedagang berjualan di lokasi Pasar Atas dengan alasan keamanan. Ini diputuskan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap pedagang dan pengunjung.

“Kami butuh kepercayaan dan dukungan masyarakat semua,” pungkasnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top