Kaba Pemko Bukittinggi

Nyawa Bita Tak Tertolong

Bukittinggi, KABA12.com — Nyawa Bita, gajah betina yang menjadi salah satu koleksi Taman Margasatwa Budaya Kinantan Bukittinggi akhirnya tak tertolong.

Selasa (26/09) sekitar pukul 16.45 WIB, Bita tak dapat bertahan dan dinyatakan mati.

Mendengar informasi itu, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias bersama sejumlah kepala OPD terkait langsung meninjau ke TMSBK. Setelah berkoordinasi dengan BKSDA dan TMSBK, diputuskan untuk dilakukan nekropsi (pembedahan terhadap hewan) dan dikuburkan di TMBSK Selasa malam.

Baca Juga : Gajah Betina TMSBK Sakit Parah

“Gajah ini sudah tiga bulan kita monitor, kondisi fisiknya terus menurun. Kita sudah upayakan secara maksimal, baik itu perawatan dan pengobatannya. Sudah kita datangkan dokter spesialis hewan untuk membantu dokter di sini. Namun kondisinya tidak bisa diselamatkan. Jadi malam ini langsung nekropsi dan selanjutnya kita kuburkan,” jelas Ramlan.

Sementara, pengendali ekosistem hutan BKSDA Bukittinggi, AA Jusmar menjelaskan kondisi kesehatan gajah betina ini semakin memburuk sejak dilakukan pemeriksaan Selasa sore oleh dokter hewan.

“Memang sejak tiga bulan terakhir Bita mengalami sakit yang dianalisa kekurangan fosfor. Sehingga Selasa sore semakin drop dan tidak tertolong lagi. Malam ini kita lakukan pembedahan dan beberapa organ dalam diserahkan ke laboratorium veteriner Baso untuk diteliti lebih lanjut,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pembedahan itu, Bita, gajah betina yang berumur 28 tahun itu dikuburkan, masih dalam kawasan TMSBK, dibantu dinas pariwisata pemuda olahraga, dinas lingkungan hidup, dinas PU serta dinas pertanian. Pihak pemko selanjutnya akan mengupayakan pencarian gajah pengganti sebagai koleksi TMSBK.

(Ophik)

Baca Juga:  Irwandi : Lima Tahun Waktu Yang Singkat Tapi Banyak Pelajaran Yang Didapat
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top