Bukittinggi

H-2 Lebaran, Arus Mudik Meningkat 80%

Bukittinggi, KABA12.com — Arus mudik menuju kota Bukittinggi H-2 jelang lebaran sudah menampakkan peningkatan.

Kasatlantas Polres Bukittinggi, AKP Sukur Hendri Saputra mengatakan, peningkatan volume kendaraan mulai terjadi sejak Jumat (23/06) siang sekitar pukul 14.30 WIB.

“Dari arus biasanya peningkatan baru sekita 80 persen. Arus lalu lintas masih terbilang lancar, karena kendaraan masih bisa bergerak. Tingkat kepadatan arus masih belum crowded,” ungkapnya saat diwawancarai KABA12.com.

Baca Juga:  Kesbangpol Gelar  Sosialisasi Siskam Swakarsa se-Kabupaten Agam

Menurutnya, jika dibandingkan dengan arus mudik pada tahun sebelumnya, arus mudik tahun ink cenderung padat, namun masih lancar, “volume kendaraan per satu menit sekitar 30 hingga 35 kendaraan,” ulasnya.

Ia menjelaskan, jika terjadi kemacetan yang terbilang crowded yang tidak bisa diuraikan, pihaknya akan menerapkan sistem buka tutup, dan mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif diluar kota.

Baca Juga:  Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Kunjungi Gudep SDN 05 Padang Tarok

AKP Sukur Hendri Saputra menambahkan, hingga pukul 17.30 WIB, arus lalu lintas didominasi kendaraan pribadi dari arah Padang menuju Bukittinggi.

“Ini sudah mulai masuk arus puncak. Kita telah standby kan personil untuk mengurai kemacetan disetiap persimpangan yang kita anggap krusial kepadatannya, seperti Simpang Padang Lua, Simpang Jambu Air, Simpang Acapela, simpang Yarsi, Tugu Polwan, simpang Kangkung, Simpang Tembok, Pasar Bawah, dan Simpang Mandiangin menuju Payakumbuh,” ujarnya.

Baca Juga:  Pustaka Nagari Lubukbasung dan Sungai Pua Terbaik Nasional

Ia juga mengimbau agar seluruh pengendara selalu ekstra hati-hati menempuh jalur mudik terutama bagi pengendara sepeda motor, “utamakan keselamatan, periksa kondisi kendaraan dan selalu patuhi tata tertib rambu lalu lintas,” pungkasnya.

(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Terkini

To Top