Kaba Terkini

Diduga Korsleting Listrik, Gudang Farmasi RSUD Tangerang Dilalap Sijago Merah

Tangerang, KABA12.com — Diduga korsleting listrik akibat tersambar petir, gudang farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang terbakar Selasa, (13/06) malam.

Manejemen rumah sakit masih menginventarisir jumlah obat dan alat kesehatan yang terbakar namun dipastikan ketersediaan bagi pasien masih mencukupi.

Kobaran api melalap gudang farmasi atau tempat penyimpanan obat obatan dan beberapa alat kesehatan RSUD Tangerang yang berlokasi di jalan Daan Mogot kota Tangerang. Kebakaran terjadi ketika hujan deras disertai petir melanda wilayah tersebut.

Baca Juga:  Mufidawati Dapat penghargaan Adibakti Madya

Kilatan petir diduga menyambar kabel gudang lantas mengakibatkan arus pendek kemudian menimbulkan percikan api. Dengan cepat kobaran api melahap hampir seluruh ruang gudang.

Kebakaran tersebut sempat membuat panik petugas rumah sakit umum untuk mengevakuasi pasien dari dalam ruangan Rawat inap ke tempat aman. Hal ini  karena bangunan gudang berdekatan dengan salah satu ruang Rawat inap.

Baca Juga:  Warga Panti Asuhan Gembira ke Rumah ketua DPRD

Petugas pemadam kebakaran dari kota dan kabupaten Tangerang menerjunkan 10 mobil pemadam kebakaran dan berhasil memadamkan api dalam dua jam kemudian.

Bupati Tangerang Ahmad Jackie Iskandar yang meninjau lokasi kebakaran memastikan ketersediaan obat memadai hingga akhir bulan. Pihaknya masih menginventarisir jumlah obat dan alat kesehatan yang terbakar. Terkait penyebab kebakaran diduga dari sambaran petir.

Baca Juga:  Pemko Tandatangani Kesepakatan dengan BRI

“Yang terbakar hanya sebagian kecil saja, stok obat masih aman untuk satu bulan ke depan, ujarnya seperti dikutip Viva.co.id.

Sejauh ini pelayanan terhadap pasien rumah sakit masih berjalan normal. Pihak kepolisian telah memasang garis polisi untuk proses penyelidikan lebih lanjut .

(Dany)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Terkini

To Top