alterntif text

Hukum dan Kriminal

Diduga Asma, Napi Titipan Tewas di LP

Bukittinggi, KABA12.com — Diduga kuat sakit asma, seorang warga binaan titipan di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Bukittinggi di Biaro Kecamatan IV Angkek, Kabupaten Agam, “IB” (60) warga Kecamatan MKS Bukittinggi meninggal di sel tahanan.

Napi titipan tersebut tewas Sabtu (10/06) sekitar pukul 09.00 WIB dan setelah selesai urusan di Puskesmas Baso, yang bersangkutan langsung diserahkan pada keluarga untuk dikuburkan secara layak.

Plt Kalapas Klas II A Bukittinggi yang juga menjabat Kp LP, Rivan Azwandi yang dihubungi KABA12.com membenarkan hal tersebut, yang bersangkutan meninggal dan ditemukan tidak sadarkan diri pada pukul 08.30 WIB di kamar nomor 8 Blok A di  LP Biaro tersebut.

Baca Juga:  Pencarian Zainal Berlanjut, Tim Pencari Dihadang Buaya Muara

Dijelaskan Kalapas, yang bersangkutan awalnya, ketika ada pergantian piket, petugas piket baru melihat yang bersangkutan sedang tidur dan tidak ada pergerakan.

Setelah dibangunkan, tidak ada respon, akhirnya diputuskan untuk dibawa ke Puskesmas Baso. Setelah diperiksa dokter jaga di tempat itu, ternyata yang bersangkutan sudah meninggal.

Baca Juga:  Mahasiswa STISIPOL UNP Tanam Pohon Pelindung di Tiku Utara

Dari pemeriksaan dokter, kata Rivan tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan dan sesuai keterangan pihak keluarga, kalau yang bersangkutan ketika masuk ke LP sekitar 20 hari lalu memang sudah mengidap sakit asma.

Sementara menurut Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Suyatno S SIK,  yang bersangkutan merupakan titipan Unit PPA Satreskrim Polres Bukittinggi dalam kasus cabul  anak di bawah September tahun lalu dan baru ditangkap bulan April.

Baca Juga:  Disambangi PKS, Ketua MUI : Sinergisitas MUI dan PKS Sudah Berlangsung Lama

“Yang bersangkutan merupakan titipan  dan sudah P21 tapi belum tahap dua, sebab jaksa masih meminta rekam medik tentang kondisi yang berangkutan.

” setelah semua urusan selesai, jasadnya kita serahkan pada pihak keluarga. Diduga memang sakit asma dan pihak keluarga juga keberatan untuk dilakukan outopsi dan sudah mengikhlaskan kejadian itu,” terang Kasat.

(Ikhwan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Terkini

To Top