Hukum dan Kriminal

Merasa Tidak terima, Bambang Tri Banding

BLORA, KABA12.com — Usai divonis 3 tahun penjara terkait kasus penulisan buku “Jokowi Undercover” oleh Majelis Hakim pada Sidang agenda pembacaan putusan yang digelar di Pengadilan Negeri Blora, Jawa Tengah, Senin (29/05), Bambang Tri Mulyono atau yang biasa dipanggil Mas Mul akan melakukan banding terhadap putusan tersebut.

Ia menganggap, putusan hakim adalah permainan mafia pengadilan.

“Saya akan banding. Saya tak bersalah. Semua ini ada permainan mafia pengadilan. Akan saya pecat semua pengacara saya,” ungkapnya seperti dikutip Kompas.com.

Baca Juga:  Camat Tilkam Tinjau Embung Bagurai

Selama proses hukum, Mas Mul didampingi tiga kuasa hukum, yakni Ahmad Hadi Prayitno, Hendri Listiyawan Nugroho, dan Firda Novita.

Pengacara Mas Mul, Hendri, mengaku tidak puas dengan keputusan Majelis Hakim. Untuk selanjutnya, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada kliennya, Mas Mul.

“Keputusan hakim terlalu berat. Ada pertimbangan lain yang seharusnya bisa lebih ringan hukumannya.

Upaya banding nantinya menjadi urusan Pak Bambang. Tidak benar itu jika kami ada main. Kami sudah berusaha sepenuhnya,” kata Hendri.

Baca Juga:  4 Rumah Sakit di Bukittinggi Terima Bantuan APD

Sementara itu, Ketua Majelis Hakim Makmurin Kusumastuti mengungkapkan, putusan tersebut terkait dengan tindakan yang dilakukan oleh terdakwa yang melanggar pasal pasal 28 ayat (2) Jo pasal 45 A ayat (2) Undang-Undang nomor 19/2016 tentang perubahan atas UU nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo pasal 64 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana jo UU nomor 8/1981.

Baca Juga:  Malalak Terus Menggeliat, Ratusan Warga Hadiri Pawai Taaruf Khatam Quran

“Karena perbuatannya, kami menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa selama tiga tahun, dikurangi dengan lamanya masa penahanan yang dijalani terdakwa.Sementara terdakwa tetap ditahan,” katanya saat membacakan vonis.

Selain itu, dalam keputusannya majelis hakim mempertimbangkan beberapa hal.

Alasan yang memberatkan karena perbuatan terdakwa ditujukan kepada Presiden RI sebagai kepala negara yang seharusnya dihormati.

Hukuman tersebut terhitung lebih rendah dari tuntutan jaksa, yang meminta agar Bambang dijatuhi hukuman empat tahun.

(Dany)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top