Hukum dan Kriminal

Operasi Patuh Berakhir, Pelanggaran Menurun

Bukittinggi, KABA12.com — Setelah berlangsung selama 14 hari, Senin (22/05) operasi patuh Singgalang 2017 berakhir yang dilakukan Satlantas, jenis pelanggaran dibanding tahun lalu cendrung menurun. Untuk Polres Bukittinggi penurunan kasus mencapai 25 persen yang disebabkan semakin bertambahnya kesadaran masyarakat dalam berlalulintas.

Seperti dijelaskan Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jembar Jumhana SIK MH melalui Kasat Lantas Polres Bukittinggi AKP Syukur Hendri Saputra, jumlah kasus pelanggaran selama operasi patuh tahun 2017 mengalami penurunan 25 persen dibanding tahun lalu.

Untuk pelanggaran lalulintas selama operasi patuh sendiri, pada tahun 2016 mencapai 1009 dan tahun 2017 ini 940 tilang atau turun 25 persen. Sementara untuk teguran, untuk tahun ini juga mengalami kenaikan, tahun 2016 sebanyak 133 sedangkan untuk tahun ini mencapai 259 . Dari penindakan yang diakukan terang Syukur yaitu meliputi pelanggaran kelengkapan kendaraan seperti Helm, rambu lalulintas, surat-surat dan lain-lain yang mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Jadi, jumlah keseluruhan untuk tahun 2016 yaitu sebanyak 1363 dan untuk tahun ini hanya 940 kasus.

Selanjutnya, mengenai kecelakaan lalulintas selama operasi patuh ini, sebanyak 2 kasus sedangkan tahun lalu sebanyak 3 kasus. Meninggal dunia tahun ini sebanyak 1 orang sedangkan tahun lalu nihil. Luka berat tahun ini 1 orang dan tahun juga juga nihil. Luka ringan tahun ini nihil dan tahun lalu sebanyak 4 orang.. Mengenai kerugian materil tahun lalu Rp 3,8 juta, sedangkan tahun ini hanya Rp 300 ribu

Lebih jauh dijelaskan Syukur,  dalam operasi patuh lebih diprioritaskan pelanggaran kasatmata, terutama pengendara sepeda motor.

“Selama operasi patuh, kita menggelar tiga sampai empat kali razia dalam sehari dengan waktu dan tempat yang berbeda di wilayah hukum Polres Bukittinggi.

Selain melakukan razia stasioner, kita juga lakukan tindakan prefentif yaitu dengan cara patroli, penjagaan dan dalam pelaksanaan patroli, jika menemukan pelanggaran langsung ditindak. Kita juga meraziai balap liar yang langsung ditindak dengan penilangan untuk memberikan efek jera,” jelas Syukur Hendri.

(Ikhwan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });