Kaba Pemko Bukittinggi

SMS Gelap Teror Walikota Bukittinggi, Ini Tanggapan Yesi Ramlan, Istrinya !

Bukittinggi, KABA12.com — Heboh teror SMS gelap dari orang tak dikenal ( OTK ) menjadi viral di Bukittinggi sepekan terakhir, yang menyeret nama M. Ramlan Nurmatias, Walikota Bukittinggi, bahkan kasus itu sudah bergulir keranah hukum, ditanggapi santai Ny. Yesi Ramlan, istri walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias.

Pasalnya, SMS gelap yang memfitnah Ramlan Nurmatias, Walikota Bukittinggi itu berbuat tindakan asusila hingga menghamili anak orang di kawasan Birugo, Bukittinggi. Tak hanya itu, Ramlan juga dituduh telah menerima suap sebesar Rp.320 juta dari Yandra Feri Kepala Dinas Kesehatan Bukittinggi yang baru dilantiknya beberapa bulan lalu.

Kasus SMS gelap itu sendiri, sudah menyebar luas di kota Bukittinggi bahkan di media sudah menjadi perbincangan hangat, pasca Walikota Bukittinggi H.M.Ramlan Nurmatias menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus itu pada pihak kepolisian di Polres Bukittinggi. Laporan Ramlan Nurmatias, masih dalam pengembangan termasuk 3 nomor SMS tengah dilacak petugas.

Baca juga : Difitnah Hamili Warga, Walikota Lapor ke Polres

Upaya hukum yang ditempuh Ramlan Nurmatias sendiri justru memicu guliran isu lain dari segelintir pihak, bahkan ada yang menuding laporan kasus SMS gelap itu, sebagai upaya pengalihan isu terhadap beberapa masalah yang mencuat di Bukittinggi beberapa waktu belakangan. Namun, hal itu langsung dibantah walikota Bukittinggi melalui Kabag. Humas Seko Bukittinggi.

Baca juga : Kasus SMS Gekar Makin Panas, Walikota Bantah Pengilahan Isu

Menanggapi guliran isu panas, Ny. Yesi Ramlan, istri Walikota Bukittinggi saat diwawancarai secara ekslusif oleh Jaswit, reporter KABA12.com, di Bukittinggi, Rabu (17/05) mengaku tidak terlalu perduli dengan isu yang berkembang dan menyeret nama suaminya tersebut.

Pasalnya, sebut Yesi Ramlan, itu merupakan hal biasa, apabila berkecimpung dalam dunia politik dan pemerintahan.

Yesi Ramlan justru memberi dukungan kepada suaminya untuk memproses kasus itu sampai tuntas. Karena sebagai warga negara, dan punya hak yang sama dimata hukum, penegakan hukum harus dilakukan.

Ketua TP-PKK Bukittinggi itu, sangat yakin suaminya tidak pernah berbuat seperti yang dituduhkan dalam SMS gelap OTK tersebut, “ itu benar-benar fitnah untuk menjatuhkan suami saya, tidak benar itu, “ tegas Yesi Ramlan.

Bahkan dengan mimik serius Yesi Ramlan menegaskan, bahwa dia pribadi tidak mempedulikan isi SMS yang sudah menyebar luas diberbagai kalangan di Bukittinggi tersebut, karena menurutnya isi SMS sama sekali tidak benar, “ namanya juga SMS gelap, iyakan, “ tegasnya.

Malah Yesi Ramlan menceritakan, saat suaminya berdiskusi soal SMS gelap itu, dia mengaku tidak terlalu peduli, karena biasa saja orang yang tidak bertanggung jawab, mengirim SMS dengan tujuan tertentu untuk menjatuhkan nama baik Walikota Bukittinggi.

Bahkan dia menyarankan pada suaminya Ramlan Nurmatias untuk tidak memperdulikan SMS gelap itu, karena tidak benar dan berisi fitnah belaka,” banyak cara dilakukan untuk menjatuhkan orang lain, apalagi jika kita berbuat untuk masyarakat banyak, saya rasa itu biasa saja, saya tidak terlalu memikirkannya,” sebut Yesi Ramlan.

Namun, karena SMS gelap itu sudah sering dan isinya tidak benar, Ramlan Nurmatias sudah tidak bisa menerimanya, dan melaporkan masalah itu kepolisi, “ saya beri dukungan beliau, untuk penegakan hukum dan member efek jera pada pelaku dan sipengirim SMS gelap itu, saya pun meminta proses hukum berlanjut, “ tegas Yesi Ramlan.

Istri Walikota Bukittinggi itu menegaskan, sebagai istri pihaknya bersama keluarga memberi dukungan pada Ramlan Nurmatias dalam menuntaskan kasus itu, bahkan diharapkan polisi bisa cepat mengungkap dalang SMS gelap itu, dan memberikan sangsi hukum sesuai perbuatannya, “ untuk efek jera dan masyarakat pun bisa memahami,” tegasnya.

Dilain pihak, secara khusus Ny. Yesi Ramlan menegaskan, dirinya bersama keluarga tidak terpengaruh dengan mencuatnya kasus tersebut. Aktivitasnya tetap berjalan sesuai dengan agenda yang sudah ada.

Bahkan secara pribadi, tidak ada perubahan dalam rumah tangga Walikota Bukittinggi itu, kegiatan rutin tetap berjalan seperti biasa. Bahkan Yesi Ramlan menyebutkan, kegiatan rutin dia bersama suaminya Ramlan Nurmatias tetap berjalan tanpa, tak terganggu dengan adanya kasus tersebut.

 “ Yang pasti saya support suami saya, saya percaya suami saya, SMS itu tidak benar, itu SMS gelap berisi fitnah dengan tujuan yang sudah jelas, punya tujuan buruk ingin menghancurkan nama baik suami saya sebagai Walikota Bukittinggi, pilihan masyarakat Bukittinggi, yang berarti ingin menghancurkan nama daerah Bukittinggi, pemerintah dan keluarga saya. Tapi itu semua bohong belaka, saya berharap kasus itu cepat diungkap dan pelaku diberi sangsi hukum, “ tegas Yesi Ramlan dengan mimik serius.

(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });