Kaba Pemko Bukittinggi

Deteksi Dini Penyakit Degeneratif Dengan  Gaya Hidup Sehat

Bukittinggi, KABA12.com —  Di dunia, angka kejadian penyakit degeneratif semakin meningkat terutama di negara – negara maju, termasuk di Indonesia dan Bukittinggi.

Hal tersebut disebabkan meningkatnya angka harapan hidup, gaya hidup tidak sehat, dan tingkat kesembuhan terhadap penyakit – penyakit infeksi semakin tinggi.

Untuk mengantisipasi munculnya penyakit-penyakit degeneratif itu, Persatuan Ahli Gizi (Persagi) DPC Bukittinggi mengelar seminar “Deteksi dini penyakit degeneratif dengan modifikasi gaya hidup sehat”, di hotel Grand Malindo Bukittinggi, Sabtu (06/05).

“Ini salah satu program dari Persagi DPC Bukittinggi, karena penyakit degenartif ini sangat berisiko sekali, apalagi dengan konsumsi masakan orang Minang yang banyak mengandung santan, serta gaya hidup yang tidak lagi sehat,” ujar ketua seminar Lili Hendrawati, S.KM, yang juga bendahara Persagi DPC Bukittinggi kepada KABA12.com.

Lili menjelaskan, penyakit degeneratif menyebabkan terjadinya kerusakan atau penghacuran terhadap jaringan atau organ tubuh, “proses dari kerusakan ini dapat disebabkan penggunaan seiring dengan usia maupun karena gaya hidup yang tidak sehat,” ulasnya.

Seminar deteksi dini penyakit degenartif yang digelar Persagi Bukittinggi dihadiri  Persagi dan mahasiswa kesehatan se-Sumatera Barat,  mendatangkan dua narasumber yang kompeten dalam kasus penyakit degenararif, seperti dr. Yunita SpPD FINASIM dokter penyakit dalam dari RSAM Bukittinggi, dan Dr. Fauzi ‘Asrasj, S.KM, M.Kes., ahli gizi Sumatera Barat yang juga dosen di Kampus Poltekes Kemenkes Padang.

(Jaswit)

1 Comment

1 Comment

  1. Lili

    7 Mei 2017 at 10:26

    Terima kasih banyak jaswit smg ilmunya bermanfaat aaamiiiiin

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

To Top