Kaba Pemko Bukittinggi

PT. KAI Sumbar Sosialisasikan Reaktivasi Stasiun Bukittinggi

Bukittinggi, KABA12.com — PT. KAI (persero) divisi regional II Sumatera Barat, mengadakan sosialisasi kepada masyarakat Bukittinggi, khususnya 86 debitur (warga yang menempati tanah aset PT. KAI) di kawasan Stasiun, Jumat (05/05).

Kepala Humas PT. KAI (persero) divisi regional II Sumbar kepada KABA12.com menjelaskan, sosialisasi dilaksanakan untuk memberikan informasi, manfaat dan tujuan serta pengertian kepada masyarakat, terhadap rencana pemerintah mengaktifkan kembali (reaktivasi) kereta api dan stasiun Bukittinggi.

“Kami sebagai pelaksana transportasi kereta api, meminta pengertian dari masyarakat, stasiun dan jalur kereta akan diaktifkan kembali. Ini bertujuan untuk mendukung pariwisata dari segi transportasinya. Sebagaimana kita ketahui jalur menuju Bukittinggi sering mengalami kemacetan. Inilah salah satu solusinya,” jelas Zainir melalui telepon genggamnya.

Kahumas PT. KAI melanjutkan, menurut rencana, awal ramadhan tahun ini, bangunan di atas aset PT. KAI sudah kosong. Namun, pihak regional II Sumbar meminta ke pusat agar ditunda hingga setelah lebaran, maksimal 1 Agustus 2017.

“Kami mengerti dengan apa yang masyatakat rasakan. Untuk itu, kami meminta penundaan kepada pusat agar ditunda hingga setelah lebaran. Kami mohon juga kepada masyarakat untuk mendukung upaya program pemerintah ini,” pintanya.

Dalam kesempatan itu, salah seorang warga menyampaikan, setuju dengan rencana ini namun meminta waktu lebih untuk proses pindah. Karena surat baru disampaikan 1 bulan terakhir, bahkan dijelaskan juga ada beberapa masyarakat yang telah membayar sewa hingga Desember 2017.

“Kami setuju dan mendukung program ini. Kami tidak akan minta uang ganti rugi, kami hamya minta waktu hingga satu tahun, karena rasanya tidak mungkin mencari 86 kontrakan dalam waktu dekat ini,” harapnya seorang warga yang mangatasnamakan dirinya debitur aset PT. KAI itu.

Menanggapi hal itu, PT. KAI menampung permintaan warga itu. Namun semua keputusan berada di tangan pemerintah pusat, sehingga diminta masyarakat untuk mengerti dan mendukung kelancaraan program ini.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });