Agam

Bermodalkan Sumbangan Anggota, Riak Manapi Sukses Berinovasi

Tanjung Raya, KABA12.com — Kelompok Usaha Riak Manapi, kelompok usaha pembuatan cemilan oleh-oleh berbahan dasar ikan endemik Danau Maninjau. Kelompok usaha tersebut sukses membantu perekonomian masyarakat  di Jorong Sigiran, Nagari Tanjuang Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Kelompok usaha dengan 18 anggota wanita itu berdiri sejak tahun 2009.  Awalnya kelompok ini hanya bermodalkan sumbangan Rp 10 ribu per anggota, namun   kini  sudah memiliki omset  ratusan juta rupiah per tahun.

Baca Juga:  Animo Masyarakat Tinggi Pemkab.Agam Buka 99 Formasi CPNS 2019

“Kami memproduksi , kerupuk ikan bawang, brownis ikan, nughet, dendeng ikan dan peyek rinuak, dan lainnya, Alhamdulillah produk yang kami buat cukup  laku di pasaran,” ujar Lailina Zarmi, Ketua Kelompok usaha tersebut kepada KABA12.com ketika ditemui di rumah produksi, Sabtu (25/03).

Baca Juga:  Bukittinggi Target Pertahankan Adipura

Diakui Zarmi, ide cemerlang tersebut merupakan anjuran Dinas perikanan Kelautan dan Kabupaten Agam, untuk program pengolahan makanan berbahan dasar ikan, “mendapat bimbingan dari pemerintah, kami berfikir bagaimana masyarakat Agam mencintai makanan berbahan dasar ikan hasil danau maninjau  dan juga menjadi ladang usaha,” ulasnya.

Setelah ide muncul, barulah kami berinovasi bagaimana produk tersebut disukai masyarakat. Dimulai dengan sistem titip dari warung ke warung.

Baca Juga:  Wujudkan 'Zero' Halinar, Rutan Kelas IIB Maninjau Gencar Geledah Kamar Hunian Narapidana

“Dari hasil penjualan tersebut, produksi tersus ditingkatkan, dua tahun menjalani bisnis, kami sudah bisa membuka  sebuah warung sembako,” jelasnya.

Kini cemilan produksi Kelompok Usaha Riak Manapi sudah memiliki sertifikat halal dari MUI, izin  IRT dan sertifikat halal BPOM,  serta pemasarannya pun sudah meluas hingga keluar daerah Sumatera Barat.

(Johan)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Terkini

To Top