Bukittinggi

Menteri BUMN Dorong Reaktifasi Jalur KAI Kayu Tanam – Bukittinggi

Bukittinggi, KABA12.com — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia, Rini M Soemarno mendorong reaktifasi jalur rel kereta api menuju stasiun Bukittinggi dapat terealisasi segara.

Hal itu diungkapkan Rini Suwandi saat berkunjung ke Bukittinggi, Sabtu (25/02).

“Saat ini reaktifasi jalur kereta api baru dari Padang ke Kayu Tanam, padahal sebelumnya kami berharap sampai ke Padang Panjang, sementara aset PT.KAI juga ada di Bukittinggi, jadi kami mendorong untuk reaktifasi jalur kereta api dari Kayu Tanam menuju Bukittinggi,” ujarnya.

Baca Juga:  PUSAKO Agam Salurkan 3000 Al Quran

Ditambahkan, jalur kereta api menuju ke Bukittinggi perlu diaktifkan lagi mengingat aset PT. KAI yang ada di Bukittinggi dan waktu tempuh dari Padang ke kota Jam Gadang itu menghabiskan waktu yang cukup lama.

“Bukittinggi kota wisata, kita ingin semua orang berkunjung kesini, tapi tidak menghabiskan waktu yang lama di jalan, apalagi kalau sudah liburan, bisa sampai 8 jam kita dari Padang ke Bukittinggi, jadi kita tidak menginginkan hal itu terjadi, kita ingin beri kenyamanan untuk masyarakat,” ungkap wanita kelahiran Maryland, Amerika Serikat itu.

Baca Juga:  Awetkan Bangkai Enggang, Warga Lubuk Nyanyak Diamankan Polisi

Dia berharap reaktifasi jalur kereta api itu dapat direalisasikan, karena jalur rel itu asset Kementrian Perhubungan, “untuk itu kita juga minta Gubernur Sumbar dan Walikota Bukittinggi menyurati Menteri Perhubungan, agar persoalan ini dapat selesai dengan cepat, dan kita berharap tahun 2018 bisa selesai, mengingat banyak agenda besar yang digelar tahun depan yang akan mendatangkan wisatawan,” jelasnya lagi.

Baca Juga:  Peringatan Hari Pahlawan 2019 Spesial di Agam, Novi Irwan : Ini Kebanggaan

Sementara Walikota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias berharap jika jalur kereta api itu bisa dibuat di atas kota atau monorel, “jika itu benar direalisasikan kita minta jalurnya dibuatkan di atas atau monorel, karena jalur kereta api sepanjang 5,7 km saat ini berada di sudut kota, hal ini akan memicu kemacetan,” ungkap Ramlan.

(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top