Catatan 12

“ Seringai Duka ”

oleh : Harmen ( pemimpin redaksi KABA12.com )

KABA12.com — Kekinian di kabupaten Agam. Banyak seringai duka yang bersua disaat ada pelantikan dan pengukuhan pejabat baru di daerah ini. Seringai duka, tanda tak suka, berduka dengan senyum menutupi kegalauan, bahkan seringai mirip tawa menutup kecewa.

Dan fakta-fakta seperti itulah yang terpaksa ditelan pahit, disaat ada prosesi pelantikan dan pengukuhan pejabat baru di daerah ini. Kesakralannya justru menjauh, bahkan keingin-tahuan banyak orang pun pupus, karena apa yang diharap, justru menjauh, karena mereka para penguasa, justru beralih mata.

Kini semua abu-abu. Dalam artian, tidak ada yang berkejelasan. Cerita yang sejak lama dibangun, justru hanya jadi pemanis, yang tinggal menyesal menggurung kepahitan yang terpaksa ditelan.

Segores catatan kecewa itulah, yang kini ditangkap penulis dari banyak tokoh masyarakat, para pemerhati pemerintahan dan unsur lainnya, menyusul rangkaian promosi dan mutasi pejabat daerah yang menurut sementara pihak, adalah bagian dari perubahan di daerah ini.

Entah iya atau tidak, harapan perubahan justru diragukan (juga) oleh sebagian orang, karena komposisi yang dipercaya, justru banyak yang diragukan. Bahkan, yang tidak menginginkan mengemban jabatan pun, diberi posisi.

Pejabat dikenal malas, tidak produktif dan bahkan kerap ingkar akan tanggungjawab, justru diberi posisi. Sesumbar pimpinan daerah ini, melakukan perubahan, masih jauh dari harap, karena banyak komposisi yang diisi sosok yang tidak pas.

Sementara disisi lain, disaat angin perubahan yang (katanya) akan selalu berembus, apalagi dengan bermunculannya sosok pemimpin baru, kenyataannya justru tidak menjawab harap yang sejak lama ditumpangkan. Semua pupus oleh kepentingan.

Kumparan konflik kepentingan yang (juga) menurut sebagian orang selalu sengaja dibangun, untuk menciptakan ketergantungan pada satu orang, dinyana takkan selalu bisa memberi hasil yang baik, karena batasan kemampuan manusia yang sudah terkadar sesuai fitrah.

Dampak ketergantungan itulah, yang kini kembali membangunkan seringai-seringai duka, yang entah apa obatnya. Entah, memang pencipta manajemen konflik yang bisa mengurai satu-satu seringai duka itu. Entahlah.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

Alamat : Jl. SUDIRMAN, NO.02, PADANG BARU, LUBUK BASUNG, KABUPATEN AGAM

Telp (0752)76808, e-mail : redaksi.kaba12@gmail.com.

Copyright © 2018. Theme by KABA12.com. All right reserved

To Top