Hukum dan Kriminal

Patrialis Akbar Resmi Ditahan KPK

Jakarta, KABA12.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) konformasi penangkapan hakim konstitusi Patrialis Akbar.

Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan dalam jumpa pers di kntor KPK, Kamis (26/01) menjelaskan, Patrialis ditangkap saat sedang bersama wanita di pusat perbelanjaan, Rabu (25/01).

“Sekitar pukul 21.30 tim bergerak amankan PAK. Saat itu PAK berada di pusat perbelanjaan di Grand Indonesia sedang bersama seorang wanita,” ujar Basaria Pandjaitan.

Patrialis diduga menerima suap sebesar Sin$ 200 ribu dari pengusaha impor daging, Basuki Hariman. KPK menduga Basuki memberikan suap itu karena uji materi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 dapat mengancam kelancaran bisnis impor dagingnya.

Setelah menjalani pemeriksaan, akhirnya Patrialis resmi menyandang status tersangka. Beliau keluar dari Gedung KPK mengenakan rompi orange, Jumat (27/01) sekitar pukul 00.40 WIB.

“Pertama saya ingin menyampaikan kepada yang mulia Bapak Ketua MK, Bapak Wakil Ketua MK, dan Hakim MK yang saya muliakan dan kepada seluruh rakyat Indonesia, saya mengatakan saya hari ini dizalimi. Karena saya tidak pernah menerima uang satu rupiah pun dari Pak Basuki,” ujar Patrialis seperti yang dikutip detik.com sesaat setelah keluar dari gedung KPK.

Pada perkara ini KPK menetapkan empat tersangka. Mereka adalah Patrialis Akbar, Basuki Hariman dan sekretarisnya Ng Fenny, serta seorang swasta bernama Kamaludin.

KPK mengamankan uang USD 20 ribu dan SGD 200 ribu dari tangan Patrialis. Selain itu, KPK menyita dokumen pembukuan perusahaan, catatan-catatan dan aspek lain yang relevan dengan perkara, voucher pembelian mata uang asing, dan draf putusan perkara nomor 129/PUU-XIII/2015 yang merupakan nomor perkara uji materi UU Nomor 41 Tahun 2014.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top