Kaba DPRD Bukittinggi

Fraksi Gerindra Minta Perubahan RTRW Dibahas Mendalam

Bukittinggi, KABA12.com — Fraksi Gerindra DPRD Bukittinggi, menyampaikan pemandangan umum atas hantaran Walikota atas Perubahan Perda no 06 tahun 2011 mengenai perda RTRW, di gedung DPRD Bukittinggi, Jumat (13/01) siang. Dalam pandangannya, Gerindra secara garis besar menyutujui hantaran tersebut untuk dibahas lebih mendalam.

Deddy Moeis, sebagai juru bicara fraksi gerindra menyampaikan bahwa peninjauan kembali RTRW secara tegas telah diatur dalam UU Nomor 26/2007, dimana peninjauan kembali dapat dilakukan sekali 5 tahun.

“Perubahan RTRW ini merupakan kewenangan daerah yang disesuaikan dengan kondisi perkembangan dan dinamika internal  daerah terhadap pemanfaatan tata ruang daerah,” jelasnya.

Salah satu yang menjadi sorotan Fraksi Gerindra DPRD Bukittinggi, yang terdiri dari Beny Yusrial, S.IP, Herman Sofyan, SE, Asri Bakar, SH, dan Deddy Moeis, terkait pengembalian fungsi kawasan pertanian basah yang sebelumnya dijadikan kawasan pemukiman.

Perkembangan kota yang diikuti dengan meningkatnya jumlah penduduk di Kota Bukittinggi menyebabkan terjadi alih fungsi lahan menjadi areal permukiman. Adanya perubahan struktur tanah dari persawahan menjadi areal permukiman mengakibatkan terganggunya daya resap tanah sehingga aliran permukaan (run off) menjadi semakin besar.

Fraksi Partai Gerindra berharap, pembahasan nantinya dapat melahirkan suatu produk hukum RTRW Kota Bukittinggi yang mampu menjadi bagian dalam memberikan keberpihakan kepada kebutuhan masyarakat kota untuk dapat mengakses peluang pembangunan sosial, budaya dan ekonomi Kota Bukittinggi secara berkelanjutan dan menggairahkan minat investasi.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top