Agam

Pencarian Korban Dihentikan, BPBD Agam Terjunkan Tim Khusus

Lubuk Basung, KABA12.com — Pencarian Herianto alias Eri (38) korban yang hanyut di Batang Antokan Senin malam pukul 22.00 WIB dihentikan dan akan dilanjutkan Selasa pagi. BPBD Agam sendiri langsung menggelar pertemuan khusus dipimpin Kalak BPBD Agam Bambang Warsito diihadiri tim BPBD Padang Pariaman, PMI Agam dan personil Satpol PP. Agam.

rapat-4Untuk memudahkan upaya pencarian, BPBD Agam sengaja membagi 7 tim yang akan menyusur 7 titik lokasi yang ditengarai jadi lokasi hanyutnya korban dan merupakan rute berbahaya. Kalak BPBD Agam Bambang Warsito menyebutkan tim pencarian akan menyisir 7  lokasi utama yang dicurigai menjadi titik rawan dan banyak sekat termasuk banyak cekungan. Dijadwalkan tim khusus akan bergerak pukul 09.00 WiIB Selasa dan akan langsung menyisir titik yang ditetapkan sebagai lokasi pencarian. “Kita dibantu tim BPBD Padang Pariaman, PMI, SENKOM , Satpol PP Agam dan FPRB Agam, kita matangkan pencarian di titik -titik utama tersebut, ” jelas Bambang.

Selain tim gabungan yang dibentuk Senin malam, tim juga akan diperkuat dari unsur masyarakat dan elemen lain yang akan bergabung di lokasi pencarian dan tetap dibawah kendali BPBD Agam.

Rapat evaluasi pencarian Herianto korban yang hanyut di Hulu Banda, Siguhung di hulu sungai Batang Antokan Senin sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban Eri warga Padang Lariang kecamatan III Koto Aur Malintang, Padang Pariaman, diduga tergelincir dan terjatuh ke dalam sungai yang berarus deras, diduga korban langsung terbawa arus dan hanyut ke hilir sungai. Pencarian pedagang sate yang hobi memancing itu akan berlanjut Selasa pagi.

(HARMEN/ ARDI)

Baca Juga : Warga Pariaman Hanyut di Lubuak Sao Agam Saat Memancing

Baca Juga : Cari Korban Hanyut, Tim Sisir Batang Antokan

BAca Juga : Pencarian Eri Hadang Medan Berat dan Gelap, Korban Belum Ditemukan

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top