Agam

8 Petugas Terjebak Longsor Malalak, Kalak BPBD Agam Sempat Tertahan

Malalak, KABA12.com — Delapan petugas dari PU Sumbar, PT. PLN dan warga asal luar Malalak terkurung longsor di Malalak Selasa (06/12) malam.

Mereka tertahan akibat tumpahan longsor yang memutuskan ruas jalan yang sebelumnya bisa dilewati. Hingga malam ini kedelapan warga luar Malalak itu terpaksa menginap di rumah penduduk dan d iatas mobil milik mereka yang ikut terjebak longsor.

Kalak BPBD Agam, Bambang Warsito, juga diinformasikan sempat terjebak tumpahan tanah longsor bersama beberapa personil BPBD Agam dan beberapa wartawan. Namun berhasil keluar melewati tumpahan material longsor.

Kepala Badan Kesbangpol Agam, Rahman, saat dikonfirmasi KABA12.com membenarkan musibah tersebut dan pihaknya masih terus memonitor perkembangan Malalak yang masih terancam longsor susulan.

Disebutkan 8 warga luar Malalak itu sebelumnya bertugas memantau perkembangan pananganan longsor termasuk petugas PLN saat menchecking kerusakan tiang dan jaringan listrik yang putus dihantam longsor.

Delapan warga itu sebut Rahman sudah mendapat bantuan termasuk makanan mie instan, “kemungkinan warga yang tekurung akan menginap di rumah warga, difasilitasi camat Malalak dan di atas mobil mereka yang terjebak longsor,”ulas Rahman.

Perkembangan terkini di Malalak sendiri masih menguatirkan karena potensi longsor masih terbilang tinggi menyusul curah hujan dan angin kencang masih terus terjadi. Upaya penanganan dan penbersihan ruas jalan yang terputus akibat longsor terkendala.

Ancaman bencana alam di wilayah Agam sendiri masih sangat tinggi karena mayoritas wilayah kecamatan di Agam dikenal rawan bencana baik longsor maupun banjir.

Kalak BPBD Agam.Bambang Warsito yang sempat terjebak longsor di Malalak hingga pukul 22.00 WIB masih sulit dihubungi untuk konfirmasi lebih jauh.

(Harmen)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top