News Lokal

DPRD Bersama Pemko Setujui Perubahan Perda Adminduk

Bukittinggi, KABA12.com — Setelah mengalami pembahasan yang cukup lama, akhirnya rancangan peraturan daerah (ranperda) perubahan kedua perda no. 1 tahun 2010 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan (Adminduk) disetujui DPRD bersama Pemerintah Kota Bukittinggi untuk menjadi perda. Kesepakatan persetujuan perda tersebut dilakukan pada Paripurna yang di gelar DPRD setempat di gedung Triarga, Istana Negara Bung Hatta, Selasa (25/10).

Dalam laporannya, ketua pansus ranperda Adminduk mengatakan perubahan terhadap perda no.1 tahun 2010 itu bertujuan untuk meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan terhadap masyarakat. “Pembahasan ranperda perubahan perda adminduk ini dalam rangka menciptakan tertib adminduk, serta meningkatkam pelayanan kepada masyarakat.” Jelas Juara Adek.

Dalam penyampaian pandangan akhir fraksi, terhadap 11 perubahan dalam ranperda itu, ketujuh fraksi di DPRD Bukittinggi menyatakan setuju dan mendukung untuk mengesahkan ranperda tersebut menjadi perda. Tidak hanya itu, fraksi juga meminta pemerintah setempat meningkatkan pelayanan dan mendorong keaktifan masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan. Serta membuat kantor Dinas pencatatan sipil yang lebih representatif.

Menanggapi pandangan akhir dari Fraksi tersebut, Walikota Bukittinggi dalam sambutannya menyatakan bahwa, administrasi kependudukan akan memberikan perlindungan, pengakuan, hingga status hukum atas peristiwa yang dialami penduduk tanpa perlakuan diskriminatif.
“Disusunnya ranperda tersebut pada awalnya memang menjadi sebuah harapan agar dapat meningkatkan efektifitas pelayanan kependudukan ke depan,” sambutnya.

Adapun perubahan dalam ranperda no. 1 tahun 2010 itu diantaranya, massa berlaku KTP-e yang berlaku seumur hidup, penerbitan dokumen kependudukan yang sebelumnya dicetak oleh pusat sekarang bisa dilakukan di daerah sendiri. Penerbitan akta kelahiran, pencatatan kematian, pengesahan dan pengakuan anak.

Sementara itu, ketua DPRD Benny Yusrial berharap agar perda ini dapat dipergunakan dan diterapkan dengan semaksimal mungkin.

(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top