News Lokal

Belasan Suku Anak Dalam Jambi Minta Perlindungan Polres Tanah Datar

Tanah Datar, KABA12.com — Belasan Suku Anak Dalam Kubu asal propinsi Jambi, mendatangi Polsek Tanjung Emas kabupaten Tanah Datar meminta perlindungan.

Bukan tanpa sebab, kedatangan mereka menjelang malam dalam satu rombongan besar yang terdiri dari wanita dan anak-anak ini, sangat menyita perhatian warga.

img-20161002-wa0005“Benar, mereka meminta perlindungan kepada kita,”ujar AKBP. Irfa Asrul Hanafi, S.Ik, kepada KABA12.com yang langsung meluncur ke Polsek Tanjung Emas sesaat setelah mendapat laporan mendadak dari AKP. Budi Hendra WS Kapolsek setempat.

“Kerabat kami meninggal dunie, pak,” ujar Mustopa,70th, seorang tetua Suku Anak Dalam Kubu ini menjawab tanya Pak Irfa terkait kedatangan mereka.

“Jangan salah sangke pak, kami hanye nak minta perlindungan sementare je,” lanjut Mustopa, “Tradisi leluhuo kito (Suku Anak Dalam Kubu dari Muaro Bungo Jambibukan gunung 12 kab. Mearanti)¬†kito smua ni tengah melakukan ritual Melangun sekeluarge besa,” terangnya sambil menjelaskan ‘melangun’ adalah tradisi berjalan keluar kampung setelah salah seorang kerabat meninggal dunia, dalam logat Indonesia, melayu dan jambi.

Diceritakan bahwa perjalan hingga ke Tanah Datar ini merupakan perjalanan hari ke 73 dari 100 hari yang harus mereka tuntaskan.

img-20161002-wa0004Setelah mendapat ‘Perlindungan’ selama kurang lebih 4 Jam, sesuai dengan permintaan Suku Anak Dalam tersebut, Kapolres langsung memerintahkan anggotanya mengantar mereka menggunakan Truk Dalmas menuju Tanah Badantuang Sijunjung pukul 22.30 Wib.

Dalam melanjutkan perjalanan, mereka dibekali sejumlah sandang-pangan oleh ibu-ibu bayangkari dan masyarakat sekitar yang bersimpati. Rombongan sebanyak 19 orang ini (8 dewasa dan 11 anak-anak) nantinya bakal bergabung dengan sanak keluarga lainnya telah tiba duluan di perbatasan Sijunjung-Tanah Datar.

(Yansen)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top