Kaba Pemko Bukittinggi

167 Warga Binaan Dapat Remisi, Satu Bebas

Bukittinggi, KABA12.com — Pada peringatan HUT RI ke 72 sebanyak 167 orang mendapatkan remisi (pengurangan masa hukuman) dengan jumlah bervariasi  satu orang diantaranya dapat remisi bebas.

Pantauan KABA12.com,  Kamis (17/08) pagi Pemko Bukiktinggi dan bebagai unsur lainnya melaksanakan Upacara HUT RI ke 72 di lapangan Wirabraja 0304 Agam Jalan Sudirman Bukiktinggi dan bertindak selaku inspektur upacara Walikota Bukiktinggi H M Ramlan Nurmatias serta Komandan Upacara, Kapten Infanteri Rudi Candra Danramil 09 IV Koto, Kabupaten Agam.

Setelah upacara HUT RI, Walikota, Forkopimda dan beberapa unsur lainnya langsung bertolak ke LP Kelas II A Bukittinggi, di Biaro Kecamatan IV Angkat, Kabupaten Agam.

Dalam upacara sederhana di aula LP Klas II A Bukittinggi, pembacaan remisi yang langsung diumumkan.

Dari 489 orang warga binaan di LP Klas II A Bukittinggi sebanyak 167 orang mendapatkan remisi, yaitu, remisi 1 bulan 26 orang, 2 bulan 29 orang, 3 bulan 49 orang, 4 bulan 13 orang, 5 bulan 7 orang dan 6 bulan 11 orang. Sedangkan yang mendapat remisi bebas hanya satu orang atas nama Zainal.

Walikota Ramlan Nurmatias yang  membacakan keputusan Menteri Hukum dan HAM.

Disampaikan, remisi merupakan instrumen yang dapat mendorong narapidana untuk berperilaku baik selama menjalani pidana, karena remisi hanya diberikan kepada narapidana yang berkelakuan baik.

Selain itu, manfaat lanjutan dari pemberian remisi adalah dapat mengurangi tingkat hunian lapas yang semakin tinggi.

Remisi akan mempercepat seseorang narapidana untuk keluar dari lapas, sehingga populasi lapas juga akan semakin cepat berkurang. Percepatan kembalinya narapidana dalam kehidupan masyarakat juga akan memperbaiki kualitas hubungan antara narapidana dan keluarganya, karena, bagaimanapun seseorang narapidana adalah bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga.

“Selama menjalani hukuman di LP ini, dengan keterampilan yang dimiliki, diharapkan pada warga binaan ini bisa memanfaatkan dengan berwiraswasta setelah selesai menjalani hukuman disini dan bergabung pada masyarakat serta berguna bagi masyarakat. Setelah bebas nanti, sebaiknya saudara-saudara yang menjalani hukuman sekarang bisa berprilaku baik, sebab masih banyak kerja yang halal dan tindakan positif. Kasihan  keluarga di rumah,” ungkap Ramlan berpesan.

(Ikhwan)

To Top