Kaba Pemko Bukittinggi

104 Pedagang Terima Uang Muka Klaim Asuransi

Bukittinggi, KABA12.com —  Pengurus Konsorsium Asuransi Risiko Khusus (KARK) bersama 10 dari 63 Perusahaan asuransi anggota KARK, menyerahkan uang muka klaim asuransi kebakaran Pasar Atas Bukittinggi kepada para tertanggung. Penyerahan dilakukan di Balai Sidang Hatta pada Selasa (05/12) kepada 104 tertanggung pemegang polis sesuai jumlah asuransi yang pedagang ikuti.

Dr. Frans Y. Sahusilawane, Ketua Dewan Pengurus KARK menjelaskan, polis asuransi kebakaran yang diterbitkan perusahaan asuransi anggota KARK dalam peristiwa kebakaran Pasar Atas Bukittinggi, menjamin stok barang dagangan dan toko/ kios para pedagang. KARK selalu berinisiatif memberikan uang muka klaim sebagai upaya agar tertanggung dapat segera meneruskan usahanya.

“Pembayaran klaim asuransi kepada tertanggung sebenarnya masih harus menunggu selesainya perhitungan kerugian objek asuransi itu, namun dewan pengurus memutuskan melakukan pembayaran uang muka klaim kepada para tertanggung dengan pertimbangan betapa pentingnya manfaat dari kepesertaan asuransi kebakaran bagi para tertanggung di Pasar Atas,” jelasnya.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mengapresiasi Pengurus Konsorsium Asuransi Risiko Khusus (KARK). Pembayaran uang muka dapat meringankan beban para pedagang. Miinimal untuk saat ini dapat dimanfaatkan sebagai tambahan modal untuk melanjutkan usaha.

“Alhamdulillah sejauh ini, telah banyak bantuan dari berbagai pihak untuk memulihkan kembali Pasat Atas. Kami mengakui, Bukittinggi hanya memiliki dana tak terduga sebesar Rp 1,8 milyar dari APBD untuk penampungan. Pemko Bukittinggi akan tetap berusaha dan berjuang mencari dana tambahan untuk memulihkan keadaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, mengatakan betapa pentingnya berasuransi. Buktinya hari ini bagi yang ikut asuransi ada jalan keluar dari musibah yang terjadi. Sehingga dapat segera membantu upaya pemulihan ekonomi para pedagang.

“Mudah mudahan kita semua mau ikut terlibat penuh dan tawakkal kepada Allah. Semoga Pasar Atas dapat dibangun kembali dan ekonomi Bukittinggi kembali pulih,” ucapnya.

Gubernur pun mengapresiasi kebijakan Walikota Bukittinggi yang tidak otoriter, tidak “kareh kapalo” dan menang sendiri. Walikota mau menerima pendapat dan mampu mengakomidir keinginan pedagang. Sehingga keadaan Bukittinggi kondusi, walaupun kondisi sangat berat.

“Kami pemerintah paham kondisi para korban kebakaran. Kami pun tau bagaimana Walikota dan Pemko Bukittinggi berusaha keras untuk memulihkan keadaan. Walikota kami lihat sangat gesit kami siap bantu untuk cari anggaran. Semoga segera selesai dan kami himbau pedagang untuk tetap bersabar,” ungkapnya.

Berkaitan dengan isu akan ada investor masuk untuk pembangunan pasar atas, irwan prayitno menegaskan tidak ada investor. Itu tidak benar. Bahkan presiden dan wapres pun sudah komitmen, bagaimana pasar atas kembali dimiliki oleh pedagang, bukan oleh investor. “Pedagang jangan mau termakan isu yang akan memecah belah kita,” tegasnya.

Dalam kegiatan itu dilakukan penyerahan simbolis uang muka klaim asuransi kepada tertanggung per masing-masing asuransi. Selain itu juga diserahkan bantuan dari Bank Nagari kepada Walikota sebagai bantuan terhadap bencana kebakaran di Pasar Atas dan kebakaran di Pasar Aur sebesar Rp 500 juta.

(Ophik)

To Top