Bukittinggi

Kemenag Bukittinggi Luruskan Isu Alasan Pembatalan Keberangkatan CJH

Bukittinggi, KABA12.com — Menanggapi isu dan berita hoaks tentang pembatalan keberangkatan calon haji 2021 serta samakan persepsi untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat, Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah melakukan sosialisasi bersama perwakilan jamaah haji di Bukittinggi.

“Melalui sosialisasi ini kami berharap adanya persamaan persepsi tentang Keputusan Menteri Agama (KMA) 660 tahun 2021, penting untuk melakukan pencerahan kepada masyarakat,” ujar Kepala Seksi Pelaksanaan Haji dan Umrah (Kasi PHU), Tri Andriani di Bukittinggi, Rabu (09/06).

Baca Juga:  DPRD Agam Dorong Pemerintah, Tiga Ranperda Strategis Untuk Kemajuan

Ia menambahkan kegiatan sosialisasi dilakukan bersama Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), Penyelenggara Perjalanan Indah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Kelompok jamaah haji ini diharapkan bisa memberikan pemahaman kepada calon haji yang gagal berangkat sesuai kondisi yang sebenarnya dan tidak memercayai berita hoaks dan isu tidak bertanggung jawab.

Baca Juga:  Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia Picu Gempa Mentawai

“Pemberian sosialisasi melalui pembinaan ini diberikan kepada kelompok penyelenggara haji yang bersentuhan langsung dengan calon haji sehingga tidak terjadi kesalahan informasi,” ujarnya.

Sementara Kepala Kemenag Bukittinggi, Kasmir, menyatakan, peran aktif mensosialisasikan KMA 660 ditegaskan demi keselamatan jamaah.

“Keputusan yang diambil pemerintah adalah setelah melalui proses yang panjang dan matang, semata demi keselamatan kesehatan dan keamanan jamaah haji,” kata Kasmir.

Kota Bukittinggi memiliki 283 calon haji yang ikut gagal diberangkatkan haji tahun ini dan tahun sebelumnya karena kondisi pandemi COVID-19.

Baca Juga:  Empat Balon Wako Bukittinggi Sampaikan Visi Misi di Depan Panelis DPC Gerindra

“Semoga pandemi segera berakhir dan jamaah tetap sabar serta ikhlas menghadapinya,” kata Kasmir.

Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sesuai ketentuan pemerintah juga bisa diambil ke Kemenag kabupaten dan kota masing-masing. Untuk Kota Bukittinggi, ada satu jamaah sejauh ini yang mengajukan permohonan pengembalian setoran lunas dan sudah diteruskan ke Dirjen PHU.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top