Agam

Dramatis, Evakuasi Bus Pariwisata di Kelok 44 Butuh Waktu 15 Jam

Maninjau, kaba12.com — Proses evakuasi bus pariwisata yang tersangkut di jalur ekstrim Kelok 44 persisnya di tikungan Kelok 10, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam berlangsung dramatis dan membutuhkan waktu selama 15 jam.

Pasalnya, medan jalan yang dilalui oleh kendaraan besar tersebut terbilang ekstrim karena tikungan dan turunan sangat curam. Sehingga kondisi itu membuat proses evakuasi harus melalui perjuangan berat.

Dalam proses evakuasi bus bermesin Hino RK8 R260 yang terjebak di tikungan Kelok 10 itu juga mengalami kendala karena ada komponen rem pada kendaraan tersebut rusak.

Hal ini menyebabkan penyelamatan bus memakan waktu berjam-jam, serta sempat menutup akses jalan Lubukbasung-Bukittinggi maupun sebaliknya.

Baca Juga:  Tambah 26 Kasus Positif-Agam Tembus 508 Warga Terpapar, Indra Catri : Optimalkan Tes Swab-Taati Prokes

Kondisi itu juga membuat pengendara lain terutama kendaraan roda empat dan roda enam harus berputar jauh untuk sampai ke lokasi masing-masing, lantaran jalur Kelok 44 terpaksa ditutup sementara.

Proses evakuasi kendaraan bernomor polisi D 7644 AS dari jebakan tikungan Kelok 10 itu dimulai pada Rabu (9/6) sekitar pukul 14.00 WIB.

Evakuasi yang berlangsung lama melibatkan sejumlah unsur terdiri dari personil Satlantas Polres Agam, Polsek Tanjung Raya, pemuda, dan masyarakat sekitar.

Wakapolsek Tanjung Raya Iptu Akhiruddin menjelaskan, bus pariwisata asal kota kembang Bandung itu saat ini sudah berhasil dievakuasi dari jalur ekstrim Kelok 44, setelah sebelumnya tersangkut di Kelok 10. Ia menyebut, proses evakuasi bus memakan waktu sekitar 15 jam lantaran mengalami beberapa kendala.

Baca Juga:  Animo Warga Ikuti Lomba Ibadah di Banuhampu Tinggi

“Bus berhasil dievakuasi/dibawa turun ke Simpang Maninjau Kamis tadi pagi sekitar pukul 05.15 WIB. Prosesnya cukup lama karena pengemudi harus ekstra hati-hati agar kendaraan tidak tersangkut lagi dan jatuh ke jurang,” ujar Wakapolsek kepada kaba12.com, Kamis (10/6).

Diketahui, bus tersebut dikemudikan oleh Jon Kinoi warga sekitar kawasan Kelok 44 saat proses evakuasi.

Wakapolsek menambahkan, saat ini bus tersebut sudah diparkirkan di Simpang Muaro Pisang, Maninjau dan nantinya akan dibawa ke kantor Satlantas Polres Agam di Lubukbasung.

“Sekarang masih terparkir di Simpang Muaro Pisang, Maninjau. Nanti rencananya akan dibawa ke kantor Satlantas Polres Agam,” jelasnya.

Baca Juga:  Dramatis, Real Betis Kalahkan Real Madrid 1-0

Sebelumnya bus pariwisata berbalut bodi Jetbus 3 HDD garapan Karoseri Adi Putro itu sempat viral di media sosial karena tersesat di Kelok 44 pada Jum’at (4/6) lalu. Saat itu bus melaju dari arah Bukittinggi hendak menuju Lubukbasung untuk mengangkut penumpang dengan tujuan Jakarta.

Sang sopir bernama Iyan, hanya mengandalkan aplikasi Google Map untuk menuju lokasi, sehingga membuat kendaraan berukuran panjang 13 meter itu diarahkan melewati jalur Kelok 44.

Bus pariwisata milik PT Gracias Anugerah Sejahtera ini merupakan satu-satunya kendaraan bus besar yang berani melewati jalur Kelok 44 di Kabupaten Agam yang terkenal dengan medannya yang ekstrim dan curam.

(Bryan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top