Kaba Terkini

Bupati Agam Ajukan 3 Proposal Pembenahan Danau Maninjau ke Menteri KKP

Maninjau, kaba12.com — Bupati Agam Andri Warman mengajukan tiga proposal pembenahan kawasan Danau Maninjau di Kecamatan Tanjung Raya kepada Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono.

Proposal tersebut diserahkan Bupati Agam saat kunjungan kerja Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono ke Danau Maninjau di objek wisata Linggai Park, Kecamatan Tanjung Raya, Kamis (3/6).

Bupati Agam Andri Warman mengatakan, ketiga proposal yang diajukan itu merupakan salah satu solusi untuk mengalihkan mata pencaharian masyarakat yang berkeramba ke danau.

Ia menyebut, tiga proposal itu diantaranya mencarikan mata pencaharian di luar usaha keramba jaring apung (KJA), mencari solusi agar Danau Maninjau menjadi ikon wisata unggulan di Sumatera Barat, dan pembenahan infrastruktur jalan.

Baca Juga:  Disdikbud Agam Kerahkan 28 Guru Pilihan "Godok" Naskah Soal USBN 2019

“Tiga proposal itu sudah kita ajukan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kita berharap anggaran yang dikucurkan dalam proposal itu bisa mencapai Rp 1 Trilliun. Namun anggaran yang pasti diberikan pemerintah pusat untuk pembenahan Danau Maninjau adalah sebanyak Rp 237 miliar. Itu sudah pasti,” kata Bupati Agam kepada wartawan.

Ia berharap, masih ada tambahan anggaran dalam rangka pembenahan dan penyelamatan kawasan Danau Maninjau demi kepentingan masyarakat sekitar.

“Kalau Danau Maninjau ini bersih dari pencemaran, saya yakin kawasan ini akan menjadi objek wisata unggulan. Karena yang menikmatinya nanti adalah anak cucu kita,” ujarnya.

Baca Juga:  Banjir Lumpur Kembali Rendam Galapuang

Disamping itu, Bupati juga mengaku bangga atas respon langsung dari pemerintah pusat yang telah mengirimkan sejumlah Menteri ke Danau Maninjau. Ia menyebut, sudah tiga Menteri yang berkunjung dalam rangka mendukung penyelamatan Danau Maninjau, yakni Menteri PPN/Bappenas, Menteri Parekraf, dan Menteri KKP.

“Selain itu, Menko Luhut juga sudah mengirimkan timnya untuk membantu proses penyelamatan danau,” sebutnya.

Bupati menambahkan, saat ini pemerintah pusat sangat setuju dengan proses penyelamatan Danau Maninjau dari masalah pencemaran. Karena menurutnya, masalah Danau Maninjau adalah masalah bersama baik dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.

Baca Juga:  Pemkab Tanahdatar Studi Banding ke Jawa Timur

Pihaknya juga menargetkan bahwa Danau Maninjau nantinya akan dilestarikan menjadi danau terbaik se- Indonesia khusus dalam bidang pariwisata.

Ditegaskan, pemerintah tidak berniat menghapus KJA di Danau Maninjau. Tetapi hanya mengalihkan usaha itu dari perairan danau ke darat guna mendukung proses penyelamatan danau.

“Yang penting sekarang kita semua harus satu bahasa untuk mendukung program pembenahan Danau Maninjau. Karena pengerjaan yang akan dilakukan sudah mendapat restu dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat,” katanya.

(Bryan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top