Kaba Terkini

30 Tahun Tak Ada Kabar, Syamsuddin Diselamatkan Dinsos Bengkulu Selatan

Lubukbasung, kaba12.com — Setelah 30 tahun tidak ada kabar, akhirnya Syamsuddin, (63), warga Nagari Salo, kecamatan Baso akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di Kabupaten Bengkulu Selatan, Propinsi Bengkulu, Rabu,(2/6).

Syamsuddin ditemukan warga tergeletak tak berdaya di kamar mandi Pasar Manna, Bengkulu Selatan oleh warga setempat, yang melaporkan ke aparat Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Selatan, yang langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial Agam, sehingga warga Salo, Baso ini berhasil ditemukan keluarganya di kampung halaman.

Yang memprihatikan, selama 30 tahun, keberadaan Syamsuddin sama sekali tidak diketahui oleh keluarganya di kampung, bahkan berbagai upaya sudah dilakukan untuk mencari keberadaannya, namun baru berhasil ditemukan dalam kondisi sakit.

Baca Juga:  380 Atlet Tanahdatar Siap Rebut Medali Porprov XV

Saat ini, Syamsuddin, sudah kembali berkumpul dengan keluarganya di Salo,Baso,setelah proses pemulangannya dibantu tim Dinas Sosial Bengkulu Selatan bersama pengurus Ikatan Keluarga Agam-Bukittinggi, Bengkulu.

Proses pemulangan Syamsuddin sendiri, menurut Arfi Yunanda, Kabid.Linjamsos Dinsos Agam berjalan lancar, karena koordinasi Dinsos Agam dengan Dinsos Bengkulu Selatan yang harmonis, sehingga proses pemulangan warga kabupaten Agam yang terlantar di Bengkulu Selatan itu berjalan lancar.

“ Alhamdulillah, saat ini Syamsuddin sudah bersama keluarganya di Salo, Baso,” ungkap Rahmi Artati, Kadinas Sosial Agam didampingi Arfi Yunanda.

Dijelaskan, Syamsuddin yang akrab dipanggil Udin, kelahiran tahun 1958, warga Nagari Salo, kecamatan Baso itu, sudah merantau lebih dari 30 tahun dan tidak pernah pulang kampung. Bahkan, keberadaannya sama sekali tidak diketahui, karena juga tidak pernah berkomunikasi dengan keluarga.

Baca Juga:  PORBI Lasi Basmi Hama Babi

Upaya anak-kemenakan Syamsuddin untuk mencari keberadaannya juga tidak pernah berhasil, “ kami sama sekali tidak mengetahui posisi dan keberadaan beliau dimana. Dan Alhamdulillah, kini beliau sudah ditemukan,” ungkap EEn, salah seorang kemenakan Syamsuddin.

Dijelaskan Een, kepada tim Dinsos Agam, tanggal 29 Mei 2021 lalu, pihak Dinas Sosial Bengkulu Selatan bersama pengurus IKAB Bengkulu menginformasikan keberadaan Syamsuddin yang ditemukan dalam kondisi stroke di kamar mandi pasar Manna Bengkulu.

Setelah dipastikan, melalui video call oleh Yunita, petugas Dinsos Bengkulu Selatan dengan Een, dipastikan Syamsuddin adalah betul keluarganya yang tidak ditemukan sejak 30 tahun terakhir, “ Rabu beliau diberangkatkan dari Bengkulu dan Kamis,(3/6) sudah sampai di rumah. Kami sangat berterimakasih pada IKAB Bengkulu dan Dinsos Bengkulu, serta tim Dinsos Agam yang ikut membantu pemulangan mamak kami ini, “ungkap Een bersyukur.

Baca Juga:  Satgas P2TP2A Punya Peran Cegah Kekerasan Perempuan

Ungkapan serupa disampaikan Rahmi Artati, kepala Dinas Sosial Agam yang menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan Dinsos Bengkulu Selatan dan kelaurga besar IKAB Bengkulu yang membantu proses pemulangan Syamsuddin, “ kami sangat berterimakasih atas bantuan seluruh pihak di Bengkulu, sehingga Syamsuddin bisa kembali bersama keluarganya, “ ungkap Rahmi Artati.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top