Kaba Agam

Warga Mengeluh Luput Dari Perhatian Pemerintah, Banjir Masih Rendam Jalan Agussalim-Simpang 4 Tangah

Lubukbasung, kaba12.com — Luput dari perhatian pemerintah, warga semakin resah dan mengeluh menyusul luapan banjir yang selalu menggenangi ruas jalan H.Agussalim-Simpang 4 Tangah, Nagari Lubukbasung.

Bahkan, banjir di ruas jalan utama kota Lubukbasung itu, justru tak mengenal cuaca. Termasuk saat cuaca panas beberapa hari terakhir, ruas jalan itu masih tergenang banjir. Bahkan, dikeluhkan warga setempat, banjir sudah 3 hari memenuhi ruas jalan tersebut.

Seperti dikeluhkan Taufik Wahyudi,Ridwan Tanjung, Al Mudo, Jon, dan Bismar Andal, tokoh masyarakat setempat yang mengaku kecewa, karena banjir yang kerap menggenangi ruas utama kota Lubukbasung, bahkan menjadi jalur transportasi penting itu, terabaikan, padahal warga setempat sudah kerap melaporkan hal itu pada pihak terkait di Pemkab.Agam.

Baca Juga:  Penuhi Layanan Kesehatan, Akses Pelayanan di Agam Semakin ‘’Tacelak’’

Disebutkan Taufik Wahyudi, banjir yang menggenangi ruas jalan kabupaten itu, dampak luapan aliran sungai, karena tidak adanya saluran drainase yang memadai, sehingga luapan banjir tumpah ke jalan raya, yang mengganggu aktivitas pengguna jalan.

Tidak hanya itu, luapan banjir juga kerap memenuhi pemukiman penduduk, sehingga banyak aktivitas warga yang terganggu akibat luapan banjir tersebut, “ kondisi ini, sudah sering kami laporkan, tapi sampai kini masih belum ada penanganan yang serius dari pemerintah, “tegas Taufik Wahyudi.

Bahkan, upaya penanganan yang dilakukan masyarakat setempat, dengan beberapa kali goro, tidak berhasil,karena dibutuhkan penanganan esktra, karena melingkup drainase yang cukup panjang, dan butuh penanganan khusus.

Baca Juga:  Poktan Seroja 2 Panen Perdana Padi Salibu

“ Kami berharap, kondisi ini mendapat perhatian serius dari unsur terkait di Pemkab.Agam, karena butuh penanganan khusus, apalagi banjir di permukaan jalan ini sudah cukup lama terjadi, “ ungkap Ridwan Tanjung menambahkan pernyataan Taufik Wahyudi.

Baca Juga:  Pemerintah Tetapkan 21 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Pada 2018

Sementara informasi yang diperoleh kaba12.com, banjir yang terjadi di kawasan itu diduga terjadi akibat tidak adanya saluran drainase di sepanjang ruas jalan itu, termasuk tidak adanya saluran pembuangan air dari sungai yang mengalir tak jauh dari kawasan yang kini direndam banjir.

Sebelumnya, Pemkab.Agam sudah meninjau ke lapangan, terutama tim BPBD Agam untuk membantu pengeringan,namun masih tidak efektif untuk penanganan banjir secara tuntas.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top