Kaba Terkini

Pasca Lebaran, Harga Cabai Merah di Agam Turun

Maninjau, kaba12.com — Harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional di Kabupaten Agam mulai berangsur turun pasca lebaran Idul Fitri 1442 H. Salah satunya adalah harga cabai merah keriting yang mengalami penurunan.

Saat ini harga cabai merah keriting dijual pedagang berkisar Rp 28 ribu per kilogram. Harga tersebut dinilai turun dari harga sebelumya atau menjelang lebaran kemarin berkisar Rp 30 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang bahan pokok di Pasar Bayur, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Mardiani (41) menyebutkan, harga salah satu bumbu dapur itu mulai berangsur turun pasca lebaran Idul Fitri akibat banyaknya stok ditingkat petani. Kondisi ini dikarenakan para petani melakukan panen serentak di sejumlah daerah.

Baca Juga:  Bupati Panen Perdana Jagung Palembayan

“Iya, sekarang harganya (cabai merah keriting) turun Rp 2 ribu, dari Rp 30 ribu menjadi Rp 28 ribu per kilogram. Harganya turun karena stok cabai saat ini kebanjiran, baik di tingkat petani maupun para pedagang,” ujanya saat ditemui kaba12.com, Jum’at (21/5).

Baca Juga:  Powerline+, Kabel Data Anti Peluru

Ia menambahkan, stok cabai merah keriting yang dijualnya didapat dari para petani lokal atau masih berada di wilayah Kabupaten Agam.

Selain itu, ia belum mengetahui pasti kapan harga cabai merah keriting itu kembali naik.

Meskipun salah satu komoditas pokok itu mulai mengalami penurunan, ia juga menyebutkan bahwa ada sejumlah bahan pokok lainnya yang mengalami kenaikan pasca lebaran Idul Fitri. Salah satunya adalah bawang merah yang di jual sekarang berkisar Rp 32 ribu per kilogram, dari harga sebelumnya Rp 25 ribu per kilogram.

Baca Juga:  MBCI Jambi Touring West Sumatra Explore Usung Tema Kemanusiaan

“Bawang merah sekarang harganya naik sebesar Rp 7 ribu, dari harga sebelumnya. Saat ini kita menjual Rp 32 ribu per kilogram,” katanya.

Dirinya juga tidak mengetahui pasti penyebab kenaikan harga bawang merah saat ini. Yang jelas ia menjual bahan pokok tersebut hanya mengikuti harga di pasaran.

(Bryan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top