Kaba Pemko Bukittinggi

Pemko Bantah Bukittinggi Masuk Zona Merah

Bukittinggi, KABA12.com — Pemerintah Kota bantah Bukittinggi masuk zona merah penyebaran covid-19. Dari pemberitaan kompas.com Rabu (19/05) dilansir dari data Satgas Penanganan Covid-19 juga telah merilis bahwa Bukittinggi menjadi satu dari dua daerah di Sumbar yang masuk zona merah.

Informasi itu dibantah tegas oleh pemerintah Kota Bukittinggi. Setelah melakukan rapat koordinasi, di Aula Balaikota, Kamis (20/05), Pemko menyatakan data itu tifak benar.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi, menegaskan, Kota Bukittinggi tidak dalam zona merah. Data dari Pusat Data Covid-19 Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi Tanggal 19 Mei 2021, Bukittinggi masih berada di zona orange.

Baca Juga:  Reservoir Masjid Agung Butuh Sumber Air Alternatif

“Ini yang kita pertanyakan, datanya dari mana. Harusnya sesuai Keputusan Mendagri, penetapan zona hijau, kuning, orange dan merah itu, ditentukan oleh pemerintah daerah. Jadi ditegaskan kalau Bukittinggi masih dalam zona orange,” tegas Marfendi.

Baca Juga:  Demplot Ketahanan Pangan Hadir di Agam

Wawako menyampaikan, memang ada indikasi satu kelurahan yang zona merah. Namun, data belum terkonfirmasi maksimal.

“Berapa orang dan apakah yang bersangkutan memang berdomisili di kelurahan itu, belun dapat dipastikan dengan data yang akurat. Kelurahan itu Pulai Anak Aia. Sementara kelurahan lain, masih di zona hijau, kuning dan orange,” tambahnya.

Untuk itu, Pemko mengimbau agar seluruh warga untuk meningkatkan protokol kesehatan dengan maksimal.

“Jangan memakai masker di dagu, rajin cuci tangan dan hindari kerumunan,” imbaunya.

Baca Juga:  Proses Coklit sudah 90 Persen

Terkait pernyataan Wali Kota Erman Safar, melalui media whatsapp, yang menyatakan Bukittinggi Red Zone, juga dibantah Wawako.

“Mungkin itu respon cepat dari Wako, sebelum adanya rapat ini. Jadi mendapat kabar dari media online itu, mungkin langsung diambil tindakan cepat. Namun setelah rapat kita mengetahui bahwa data yang sebenarnya seperti apa,” tegasnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top