Kaba Terkini

Virus Corona Masih Mengganas di Agam, 1 Warga Kembali Meninggal

Banuhampu, kaba12.com — Keganasan virus corona semakin menakutkan. Dibuktikan makin banyak warga yang meregang nyawa usai terpapar covid-19 itu.

Seperti halnya Minggu,(16/5) 1 warga kabupaten Agam asal Taluak Jambu Aia, Nagari Taluak IV Suku, kecamatan Banuhampu meninggal dunia di RS.Yarsi Bukittinggi dan dimakamkan dengan protokol kesehatan sekitar pukul 18.00 WIB.

Meninggalnya ibu rumah tangga berusia 81 tahun itu, menambah jumlah warga kabupaten Agam yang meninggal dunia akibat keganasan virus corona itu, menjadi 54 orang.

Baca Juga:  SD Diluburkan Karena Harimau, Disdik Diminta Cari Solusi

Meninggal 1 warga kecamatan Banuhampu itu dibenarkan Susi Kamila, pj.camat Banuhampu yang menyampaikan kabar duka tersebut Minggu malam.

Dijelaskan, warganya yang meninggal dunia Minggu siang itu, sebelumnya dilarikan ke RS.Yarsi setelah mengeluh sakit Kamis,(13/5) lalu, dan setelah 4 hari dirawat yang bersangkutan meninggal.

Disebutkan Susi Kamila, prosesi pemakaman jenazah dilakukan oleh tim RS.Yarsi dengan protokol covid-19, yang sudah disetujui oleh keluarga, “ kami ikut berduka, “ungkapnya.

Baca Juga:  Pemkab Agam Pacu Kemajuan Lubukbasung

Ungkapan duka serupa disampaikan M.Dt.Maruhun, ketua harian Satgas Covid-19 Agam, yang menyebut keganasan virus corona harus betul-betul diwaspadai semua kalangan, bahkan sudah banyak warga kabupaten Agam yang meninggal akibat covid-19, “ kami ikut berduka, “ ungkapnya.

Sekab.Agam itu menghimbau seluruh jajaran terkait dalam penanganan covid-19 sampai ke tingkat nagari untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama dengan mengingatkan masyarakat untuk selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, “ kita harus selalu waspada, jangan abai, terapkan 3M dalam aktivitas harian, “ sebutnya.

Baca Juga:  Vaksinasi Covid-19 Berlanjut di Agam, Tahap II TNI-Polri dan Pelayan Publik Divaksin

M.Dt.Maruhun juga berharap, seluruh jajaran puskesmas dan pemerintah nagari untuk terus memantau dan menagwasii aktivitas masyarakat, dan selalu berkoordinasi dengan berbagai rumah sakit rujukan, untuk mengontrol perkembangan kondisi warga yang dirawat termasuk yang menjalani isolasi.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top