Kaba Pemko Bukittinggi

Panitia Pembangunan Masjid Tablighiyah Garegeh Terima Waqaf Mobil dan Akan Dilelang

Bukittinggi, KABA12.com — Panitia Pembangunan Masjid Tablighiyah Garegeh, menerima wakaf berupa satu unit  mobil matic Mitsubishi Outlander Sport  tahun 2014 dari salah seorang perantau Garegeh yang berdomisili di Jakarta.

Mobil Mitsubishi Outlander Sport dengan Nomor Polisi B 209 UMI warna merah tersebut, diserahkan oleh si pemilik mobil untuk dijual oleh panitia pembangunan masjid.

Uang hasil penjualan mobil tersebut akan digunakan sepenuhnya untuk kelanjutan pembangunan masjid Tablighiyah Garegeh yang saat ini masih dalam proses pekerjaan.

“Kami atas nama panitia pembangunan dan  pengurus masjid Tablighiyah Garegeh, menyampaikan terima kasih kepada Hj. Imrawati yang yang telah mewakafkan satu unit mobil Mitsubishi Outlander Sport untuk pembangunan masjid. Semoga waqaf yang diterima menjadi amal jariyah dan ladang pahala bagi Hj Imrawati,” ujar Ketua Panitia Pembangunan Masjid Tablighiyah Garegeh, Dedi Fatria didampingi pengurus masjid Afdal Tuanko Sampono, H. Salman, Sr Dt Tan Gagah, dan Ridwan Efendi, Minggu (09/05).

Baca Juga:  AMD Akan Rilis Dua Prosesor Terbaru

Dedi Fatria mengatakan, satu unit mobil yang diwakafkan Hj. Imrawati ini, akan dijual dan diuangkan untuk pembangunan masjid. Jika ada warga yang berminat membeli mobil wakaf tersebut dapat menghubungi panitia pembangunan Masjid Tabligiyah Garegeh.

Menurut Dedi Fatria, mobil  wakaf tersebut akan dijual cepat dengan cara dilelang. Untuk harga mobil, panitia pembangunan masjid membuka harga lelang Rp 125 juta. Panitia berharap mobil wakaf ini bisa terjual melebihi  dari harga minimal lelang. Sebab, seluruh uang hasil penjualan mobil  akan digunakan sepenuhnya untuk kelanjutan pembangunan masjid yang saat ini masih membutuhkan biaya yang cukup besar.

Baca Juga:  Rancangan Perubahan APBD 2018 Agam Diproyeksikan Naik

“Mobil ini kita jual melalui lelang sambil beramal. Lelang kita laksanakan selama bulan Syawal 1442 H. Semoga mobil wakaf ini bisa terjual dengan  penawaran tertinggi dari harga minimal yang ditawarkan panitia. Kita berharap ada peminat yang membeli mobil wakaf ini sambil beramal untuk pembangunan masjid,” ujar Dedi Fatria.

Ia menuturkan, hingga saat ini pembangunan masjid sudah menghabiskan anggaran sebesar Rp 19 milyar lebih, dengan volume pekerjan sudah mencapai 40 persen.

Baca Juga:  Pemko Bukittinggi Berduka. Kabag Umum DPRD Berpulang

Panitia pembangunan masjid masih membutuhkan uluran tangan dari para donatur dan kaum muslimin dan muslimat untuk kelanjutan pembangunannya, karena anggaran yang dibutuhkan untuk keseluruhan pembangunan masjid mencapai Rp 49 milyar.

“Alhamdulillah sejak masjid mulai dibangun hingga saat ini, berbagai bantuan, sumbangan, dan wakaf terus mengalir untuk pembangunan masjid. Khusus untuk wakaf ada berupa tanah, emas, bahan bangunan, dan satu unit mobil Mitsubishi Outlander Sport dari Hj Imrawati, perantau Garegeh yang tinggal di Jakarta. Nantinya masjid Tablighiyah Garegeh mampu menampung sekitar 1.700 jamaah,”ujar Dedi Fatria.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top