Kaba DPRD Agam

Rancang Perda Cagar Budaya, Komisi IV DPRD Agam Kunjungi BPCB Sumbar

Batusangkar, kaba12.com — Matangkan pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang cagar budaya yang tengah dibahas saat ini, komisi IV DPRD Agam kunjungi Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatera Barat di Batusangkar, kabupaten Tanah Datar, Selasa,(4/5).

Rombongan DPRD Agam yang dipimpin ketua DPRD Agam Dr.Novi Irwan, bersama ketua komisi IV Erdinal, didampingi para anggota masing-masing Yopi Eka Anroni, Suhermi, Asnidar, Syaharuddin, Salman Linover, H.Gema Syaputra, bersaam pendamping dari secretariat DPRD Agam.

Rombongan komisi IV DPRD Agam yang diterima kepala BPCB Sumbar Teguh Hidayat bersama para stafnya, mengaku sangat mengapresiasi langkah DPRD Agam dalam saat ini tengah membahas ranperda tentang cagar budaya yang menurutnya sangat penting dalam upaya melestarikan budaya dan kebanggaan ranah Minang, apalagi kabupaten Agam dikenal sebagai salah satu luhak di Minangkabau.
“ Upaya melestarikan budaya dengan segala keunggulan yang dimiliki menjadi tanggungjawab bersama, apalagi DPRD Agam, punya kewajiban untuk mengatur produk hukum, agar cagar budaya yang ada, bisa terselamatkan dengan baik, “ungkapnya.

Baca Juga:  DPRD Agam Sampaikan Ranperda Trantibum ke Bupati

Sementara ketua DPRD Agam Dr.Novi Irwan, yang didampingi dua wakil ketua masing-masing Suharman dan Irfan Amran, mengaku sangat berterimakasih atas sambutan kepala BPCB Sumbar, apalagi respon yang diberikan terkait dengan upaya DPRD Agam dalam melestarikan cagar budaya yang dimiliki daerah.

Baca Juga:  Komisi III DPRD Agam Konsultasi PPJ dan PJU ke PLN Payakumbuh

Disebutkan, saat ini Komisi IV DPRD Agam tengah menggodok ranperda tentang cagar budaya, sehingga pihaknya sengaja meminta referensi terkait dengan produk hukum tersebut, karena menurutnya hal itu sangat penting ditengah semakin majunya tekhnologi informasi, serta mengantisipasi dampak kemajuan yang dikuatirkan akan berpengaruh terhadap kekayaan budaya yang dimiliki, jika tidak sejak dini ditetapkan regulasi dalam upaya pelestariannya.

Baca Juga:  Anggota DPRD Agam Hadiri Kunjungan Komisi IX DPR RI

Bahkan, secara khusus menyebutkan, pihaknya sengaja menimba masukan dan referensi dari BPCB Sumbar di Tanah Datar, karena pemerintah pusat menetapkan, BPCB Tanah Datar dengan wilayah kerja propinsi Sumbar, Propinsi Riau dan Propinsi Kepulauan Riau itu,bahkan di Tanah Datar, benda cagar budaya tersebar hampir di seluruh nagari.

“ Di Kabupaten Agam, kita berupaya melakukan hal serupa, untuk menyelamatkan dan melestarikan berbagai jenis cagar budaya yang dimiliki kabupaten Agam yang selama ini bentuk sepenuhnya tersentuh, “ ungkap Novi Irwan.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top