Kaba Terkini

Siaga Covid-19, Pemnag Bayur Bentuk Posko PPKM Mikro

Bayur, kaba12.com — Pemerintah Nagari Bayur, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, mulai membentuk posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dalam rangka pencegahan, pengendalian dan penanganan Covid-19.

Pembentukan posko dilakukan dalam rangka menyikapi tingginya lonjakan atau perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Agam sejak beberapa waktu terakhir.

Walinagari Bayur Hadi Fajrin menyebutkan, pembentukan posko PPKM ini merupakan tindak lanjut dari intruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk penanganan Covid-19 di desa/nagari.

Dimana setiap desa/nagari diwajibkan menganggarkan dana desa sebanyak
8 persen atau refocusing anggaran untuk pengadaan posko dengan tujuan menangani Covid-19.

Baca Juga:  Operasi Yustisi Tim Gabungan Agam di Lasi, 38 Pelanggar Prokes Terjaring

Ia mengatakan, dalam struktur tim panitia posko PPKM tersebut diketuai langsung oleh Walinagari, dan Wakilnya adalah Ketua Bamus.

Sementara anggotanya adalah seluruh unsur yang ada di Nagari Bayur, seperti tokoh agama, tokoh adat, linmas, pemuda, tenaga medis nagari (bidan desa-red), bhabinkamtibmas, babinsa, serta perangkat nagari.

“Struktur panitia posko PPKM itu juga terbagi menjadi 4 bidang, yaitu bidang pencegahan, penanganan, pembinaan, dan pendukung,” kata Hadi Fajrin saat dikonfirmasi kaba12.com, Rabu (28/4).

Walinagari menambahkan, dalam kegiatan posko PPKM ini terdapat sejumlah langkah-langkah yang dilakukan oleh panitia, diantaranya mendata warga suspek Covid-19 dan keluar-masuk Nagari Bayur, menggencarkan sosialisasi protokol kesehatan, mempersiapkan rumah singgah atau ruang isolasi bagi warga yang dicurigai terpapar Covid-19, serta melakukan pembinaan masyarakat terkait dengan pengetahuan dalam pencegahan Covid-19.

Baca Juga:  Siaga Covid-19, Pemnag Maninjau Gencarkan Sosialisasi Perda AKB ke Masyarakat

“Posko PPKM ini berada di kantor Walinagari Bayur, dimana nantinya panitia yang terbagi 4 tim itu akan melaksanakan piket di posko maupun di tempat keramaian seperti pasar tradisional untuk memantau aktivitas pergerakan masyarakat,” ujarnya.

Hingga saat ini, pihaknya sudah melakukan beberapa langkah pertama dalam kegiatan posko PPKM tersebut. Salah satunya adalah mengedukasi masyarakat terkait akan pentingnya mendisiplinkan diri dalam menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga:  Kondisi Galapuang Normal, Penanganan Bencana Berlanjut

“Kita akan lakukan sosialisasi ini secara berjenjang, baik dari lembaga, panitia posko, anak-kemenakan, hingga ke masyarakat,” ulasnya.

Terkait meningkatnya lonjakan kasus pasien positif Covid-19 di Kabupaten Agam sejak beberapa waktu terakhir, ia juga meminta peran serta masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

Karena menurutnya, hal ini penting dilakukan untuk menjaga diri sendiri, keluarga, dan orang lain agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Kita berharap masyarakat dapat memperhatikan protokol kesehatan-nya dimana saja berada, terutama yang 3M itu, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun,” jelas Walinagari.

(Bryan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top