Kaba Terkini

Jamin Keamanan Lebaran, Polres Agam Bentuk 10 Poskotis Ops.Ketupat Singgalang 2021

Lubukbasung, kaba12.com — Untuk menjami keamanan dan ketertiban menjelang dan pasca pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1422 Hijriah, Polres Agam bentuk 10 posko taktis Operasi Ketupat Singgalang 2021 dalam wilayah hukum Polres Agam.

Pembentukan Poskotis Ops.Ketupat Singgalang 2021 itu, sudah dipersiapkan dengan maksimal, dan dibahas dalam rapat koordinasi unsur Forkopimda Agam Rabu,(28/4) di aula Wibisono,Polres Agam yang dipimpin Kapolres Agam AKBP.Dwi Nur Setiawan.

Rakor yang dihadiri Bupati Agam Andri Warman bersama Rio Rizal Kajari Agam, Yunindro Fuji Ariyanto, Ketua Pengadilan Negeri Agam, Ketua DPRD Agam, para pimpinan OPD Pemkab.Agam terkait terutama dari Dinas Satpol.PP – Damkar Agam, Dinas Perhubungan Agam, BPBD Agam, serta unsur terkait lain.

Baca Juga:  KSB Tilkam Bergerak Cepat, Bangun Rumah Syofyan Yang Terbakar

Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan menjelaskan, 10 unit Poskotis itu sudah dipersiapkan dan masing-masing berbeda kategori baik Pos PAM, Pos Pelayanan dan Pos Sekat, yang ditempatkan di lokasi rawan bencana, macet dan perbatasan kabupaten Agam dengan daerah lain.

Dijelaskan, untuk Pos PAM 3 unit dengan lokasi pos I di Simpang Gudang Manggopoh, pos II di Matur dan pos III di Simpang Maninjau atau kelok 1. Kemudian Pos Pelayanan 5 unit dengan lokasi pos I di Pasir Tiku, pos II di Pasar Lama Lubukbasung, pos III di Muko-Muko, pos IV di Linggai Park, serta pos V di Lawang dan Lawang Park.

Baca Juga:  Keluarga Besar Bank Nagari Lubukbasung Buka Puasa Bersama

Sedang untuk Pos Sekat dibentuk di 2 lokasi yakni, di perbatasan Kabupaten Agam dengan Kabupaten Pasaman Barat, di wilayah kecamatan Palembayan dan perbatasan Kabupaten Agam dengan Kabupaten Padang Pariaman, di Gasan Ketek, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara.

“Khusus Pos Sekat kita bentuk dua regu, setiap pos personelnya 24 orang, dengan total personel 48 orang berasal dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dishub dan Dinkes. Sedangkan untuk Pos PAM dan Pos Pelayanan disesuaikan dengan jumlah personel yang ada,” jelas Kapolres Agam.

Dikatakannya, Ops.Ketupat Singgalang 2021 dilaksanakan tanggal 6-17 Mei, pelaksanaannya berbeda dibanding sebelum pandemi, yang hanya memberikan pengamanan atau kenyaman bagi masyarakat, tahun ini operasi juga memberikan penyekatan bagi masyarakat yang mudik, sehingga dibentuk Pos Sekat untuk melakukan pemantauan terhadap masyarakat yang pulang kampung.

Baca Juga:  3 Minggu, Polres Agam Catat 300 Pelanggaran Lalu Lintas

“Penyekatan perbatasan ini sesuai kebijakan pemerintah dalam mencegah kegiatan mudik lebaran oleh masyarakat, untuk mengatasi potensi penyebaran covid-19,” ulas Dwi Nur Setiawan.

Kapolres Agam itu berharap, seluruh stakeholder dan unsur terkait dalam operasi ketupat Singgalang 2021 itu bisa mengambil peran maksimal, tidak hanya menjamin kegiatan masyarakat dalam menjalankan hari raya Idul Fitri dengan aman dan nyaman, juga sebagai upaya memutus rantai penyebaran covid-19 di wilayah kabupaten Agam.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top