Kaba Terkini

Pemnag Duo Koto Dirikan Posko Kampung Jaga

Duo Koto, kaba12.com — Pemerintah Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, mendirikan sebuah posko kampung jaga untuk memantau aktivitas masyarakat agar terhindar dari penularan Covid-19. Selain itu, posko ini juga bertujuan untuk menjaga keamanan wilayah dan ketertiban masyarakat.

Walinagari Duo Koto Joni Safri mengatakan, posko itu berada di bangunan Rumah Pintar Tunas Muda atau Perpustakaan Nagari karena memiliki banyak ruang, sehingga bisa dimanfaatkan sebagai tempat isolasi bagi masyarakat atau perantau yang pulang kampung.

Ia menyebutkan, ketika ada perantau yang pulang kampung, mereka bisa langsung melapor ke Wali Jorong masing-masing untuk didata dan selanjutnya diisolasi.

Baca Juga:  Tekan Angka Stunting, Pemnag Duo Koto Gelar Penyuluhan Kesehatan

“Sebetulnya kami di Nagari sudah mendirikan posko Satgas Covid-19 di kantor Wali Jorong masing-masing, dimana jika ada perantau yang pulang nantinya akan dilakukan pendataan oleh petugas. Disamping itu, posko kampung jaga ini merupakan posko induk di Nagari Duo Koto karena memiliki banyak ruangan yang telah disediakan sebagai tempat isolasi,” kata Joni Safri kepada kaba12.com, Senin (26/4).

Walinagari menjelaskan, operasional posko kampung jaga ini akan melibatkan seluruh unsur di Nagari Duo Koto, terdiri dari pemerintah nagari, KSB, parik paga, Bamus, KAN, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat. Posko tersebut nantinya akan melibatkan dokter dari Puskesmas Pasar Ahad.

“Jadi, struktur posko kampung jaga ini sudah ada, sekarang tinggal operasionalnya dengan sistem shift atau bergantian oleh petugas selama 24 jam setiap hari,” ujarnya.

Baca Juga:  Tim SABER PUNGLI "Gebrak"  Dishub.Agam, Kasi Pengujian Kena OTT

Menurutnya, posko kampung jaga ini bukan hanya terfokus pada penanganan Covid-19, melainkan juga berguna untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Nagari Duo Koto.

“Posko kita dirikan sebagai wujud peduli terhadap Nagari agar terhindar dari penularan Covid-19 dan gangguan Kamtibmas,” imbuhnya.

Kendati demikian, pihaknya menghimbau masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 3M seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir supaya terhindar dari paparan virus Corona.

Baca Juga:  Bukittinggi Wisata Derby Ditutup

“Kepada para perantau yang masih ragu untuk pulang kampung diharapkan dapat memahami dan mengikuti peraturan pemerintah pusat tentang larangan mudik. Namun bagi yang sudah terlanjur pulang kampung, diharapkan dapat melapor ke posko agar bisa terdata dengan baik,” jelasnya.

Disamping itu, ia juga mengharapkan agar tidak ada penularan Covid-19 di Nagari Duo Koto, tentunya dengan peran serta masyarakat disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan yang berlaku.

(Bryan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top