Kaba Terkini

Bupati Agam Ajukan 4 Program Pariwisata ke Kemenparekraf RI

Matur, kaba12.com — Bupati Agam Andri Warman mengajukan sejumlah program rencana pengembangan pariwisata di daerah itu kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia.

Sejumlah program itu diajukan untuk mendukung kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Agam.

“Ada 4 program pengembangan pariwisata yang kita ajukan ke Kemenparekraf, yaitu pembangunan taman safari di Kecamatan Canduang, pembangunan kereta gantung atau cable car di Matur dan Tanjung Raya, pembangunan masjid terapung di Tanjung Mutiara dan menjadikan kawasan Ngarai Sianok sebagai pusat perkemahan,” kata Bupati Andri Warman kepada wartawan, Rabu (21/4).

Menurut Bupati, 4 program pariwisata yang akan dikembangkan di 4 wilayah tersebut memiliki skala yang agak luas. Meski demikian, pihaknya juga mendukung konsep pengembangan pariwisata lainnya seperti desa wisata, Pokdarwis, dan konsep lainnya yang berskala kecil.

Baca Juga:  Pabrik Tahu Terbakar

Ia menyebutkan, pihaknya akan berupaya smaksimal untuk mengembangkan pariwisata di Agam.

Karena menurutnya, jika sektor pariwisata nantinya berhasil, tentu akan memberikan income atau pemasukan besar bagi masyarakat dan daerah setempat.

“Akan tetapi, untuk mewujudkan itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Karena ini juga membutuhkan proses, dan perencanaan yang matang. Sebab wilayah Agam juga dikenal dengan alamnya yang bagus dan komplit akan kekayaan destinasi wisata, seperti mempunyai danau, laut, gunung, ngarai, air terjun dan sebagainya,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pariwisata di Kabupaten Agam merupakan destinasi- destinasi unggulan yang berbasis keindahan alam dan keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga:  Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Khidmat

Menteri Sandiaga Uno juga menyatakan dukungan terhadap pengembangan pariwisata di Kabupaten Agam, salah satunya adalah membangun cable car atau kereta gantung, dan pengembangan destinasi lainnya.

“Secara pengalaman saya, membangun cable car di beberapa resor di luar negeri yang saya pernah ikut terlibat, secara teknisnya tidak terlalu sulit pengerjaan fisiknya. Tapi perencanaannya yang perlu dihitung betul, baik dari segi bentangannya, pondasinya, dan kontur tanahnya. Jadi ini yang nanti perlu di survei dan lakukan pengajuan,” kata Sandiaga dalam kunjungannya ke objek wisata Lawang Park, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Rabu.

Disamping itu, ia juga mengusulkan bentuk kerjasama dengan investor dalam membangun destinasi wisata kereta gantung di Agam.

Baca Juga:  Pelihara Kenyaman Kolam Ikan Hias, Damkar Agam Lakukan Pembersihan

“Saya mengusulkan kerjasamanya itu seperti public private partnership atau kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Sehingga pendanaannya tidak memberatkan APBD dan APBN, tapi menggunakan dana investor dari badan usaha,” ujarnya.

Menteri Sandiaga juga menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan event Tour de Singkarak 2021 yang dijadwalkan pelaksanaannya pada 4 – 10 September nanti. Dalam penyelenggaraannya, pihaknya juga memastikan standar protokol kesehatan dan sertifikasi CHSE atau Cleanliness, Healthy, Safety, dan Enviromental Sustainability.

“Kami juga sudah melaunching Kharisma Event Nusantara, dimana salah satu event unggulannya adalah Tour de Singkarak. Karena ini merupakan bagian dari sport tourism yaitu pariwisata berbasis olahraga yang sekarang menjadi alternatif yang sangat diminati oleh masyarakat,” ujarnya.

(Bryan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top