Kaba Terkini

Ketua IDI Agam Kuatir Prokes Makin Longgar, Ramadhan Rawan Penyebaran Covid-19

Lubukbasung, kaba12.com — Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Agam, dr.Elvera Susanti, SpP,FAPSR- dokter ahli paru RSUD Lubukbasung mengaku kuatir dengan tren penambahan kasus terkonfirmasi baru covid-19 di kabupaten Agam akhir-akhir ini.

Pasalnya, lonjakan kasus yang terjadi saat ini, nyaris sama dengan kasus yang terjadi periode September-November 2020 lalu, dengan jumlah kasus rata-rata 250-400 per hari. Saat ini, jumlah kasus di kabupaten Agam mencapai 100-150 per hari.

Kekuatiran itu ditambah dengan semakin longgarnya penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat, terutama dalam berbagai aktivitas harian yang dilaksanakan, baik di saat shalat tarawih di mesjid, kegiatan di pasar pabukoan dan berbagai aktivitas lain, dimana masyarakat terlihat makin abai akan potensi bahaya yang mengancam.

Baca Juga:  Sedekah Takkan Mengurangi Hartamu

Hal itu diungkap dr.Elvera Susanti menjawab kaba12.com, terkait dengan kekuatirannya, dengan potensi terjadinya lonjakan kasus terkonfirmasi baru covid-19 di kabupaten Agam, yang dalam sepekan terakhir memperlihatkan trend peningkatan yang menguatirkan.

Analisa dr.Elvera Susanti, memantau kondisi bulan September 2020 dengan April 2021, jika dilihat dari positivity rate, periode saat ini lebih rawan, karena PR 12% berbanding 7-8% pada September – November 2020.

Ditambahkan, jika jumlah kasus lebih banyak periode September – November 2020, yang mencapai 250-400 per hari, saat ini hanya 100-150 per hari. Hal ini, dianalisa karena aktivitas testing turun, jika testing sama dipastikan jumlah kasus saat ini akan lebih banyak dari periode September – November 2020 lalu.

Baca Juga:  Jelang Penilaian Selasa Pakan Sinayan Maksimalkan Persiapan

“ Dari analisa itu, terlihat bahwa periode saat ini lebih rawan, ditambah dengan ibadah Ramadhan di mesjid termasuk kegiatan masyarakat di pusat-pusat keramaian seperti pasa pabukoan dan tempat lainnya, banyak yang tidak menerapkan protokol kesehatan, “sebutnya.

Dokter ahli paru-paru RSUD Lubukbasung itu berharap, hal itu menjadi kajian serius unsur terkait di Pemkab.Agam, terutama dengan mengkaji kembali kondisi di lapangan, termasuk angka penambahan kasus terkonfirmasi baru di kabupaten Agam saat ini.

Baca Juga:  Hujan Lebat di Lubukbasung Warga Diminta Waspada

Menyikapi kondisi tersebut, plt.Kadinkes Agam Yosefriawan, mengamini kekuatiran kalangan medis tersebut. Pihaknya, bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam akan melakukan evaluasi bersama terkait dengan upaya yang harus dilakukan.

Sementara data terkondi yang diperoleh kaba12.com, jumlah kasus terkonfirmasi di kabupaten Agam sudah mencapai 2.228 orang, dengan jumlah pasien sembuh 2.069 orang, 43 orang meninggal dunia dan 116 orang masih dalam penanganan medis saat ini.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top