Kaba Pemko Bukittinggi

Pemko Bukittinggi Akan Tingkatkan Penerapan ETP

Bukittinggi, KABA12.com — Wakil Wali Kota Bukittinggi, hadiri puncak Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) Sumatera Barat, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov. Sumbar, Padang, Jumat (09/04).

Selain dihadiri para kepala daerah se-Sumatera Barat, acara tersebut juga mengundang perwakilan UMKM binaan Bank Indonesia serta perwakilan perbankan.

FEKDI merupakan bagian dari kampanye kantor Perwakilan BI dalam perluasan program elektronifikasi pembayaran di daerah meliputi, pengelolaan implementasi dan perluasan program elektronifikasi pembayaran, serta pengkoordinasian, kerjasama dan edukasi dalam rangka fasilitasi serta perluasan program elektronifikasi pembayaran di daerah. Kampanye ini merupakan kesepakatan Bank Indonesia dengan empat kementerian sebagai bagian dari upaya mengejawantahkan amanat Perpres No.82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif.

Baca Juga:  Subuh Berjamaah #17 Menggelora

Untuk tahun 2021, kantor Perwakilan BI menargetkan pencapaian 12 juta merchant Quick Response Indonesian Standard (QRIS) dan peningkatan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP) serta pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Gubernur Sumbar, melalui, Plh. Sekretaris Daerah Prov. Sumbar, Benni Warlis, menyebutkan Pemrov serta Pemkab/Pemko se-Sumatera Barat siap untuk mewujudkan program digitalisasi daerah, yang salah satunya dengan melaksanakan Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP). “Program ini perlu disosialisasikan lebih masif lagi dengan dukungan perbankan di Sumbar, terutama untuk penerapan QRIS kepada para pelaku usaha,” ujarnya.

Baca Juga:  Peringati HUT ke-1, PLC Santuni Panti Asuhan Putra Muhammadiyah

Pada acara puncak FEKDI tersebut, Wawako Marfendi bersama 11 kepala daerah lainnya di Sumbar menandatangani SK Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah kabupaten/kota sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah di Sumatera Barat dalam pelaksanaan program ETP.

Baca Juga:  Target Raih APE, Pemko Bukittinggi Dinilai Pusat

Wawako Marfendi menyebutkan, Pemko Bukittinggi telah menerapkan transaksi keuangan elektronik pada beberapa transaksinya, seperti penggunaan e-money pada pintu masuk objek wisata. Menurut Wawako, penerapan ETP pada objek wisata diperkirakan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan juga dapat mencegah tindak korupsi.

“Penerapan ETP oleh Pemko akan ditambah secara bertahap. Kami berharap, ke depan semua transaksi masyarakat di Bukittinggi sudah menggunakan e-money,” jelasnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top