Kaba Terkini

Tim Studi Tiru Antusias, Maggot Akan Dikembangkan di Lubukbasung

Padang, kaba12.com — Tim studi tiru pemerintah nagari Lubukbasung mempelajari budidaya maggot yang dikembangkan Family Pisces di Pasia Kandang, Kota Padang, Kamis,(8/4) mengaku puas bahkan antusias dengan pengembangan maggot di wilayah Lubukbasung.

Maggot, yang merupakan sejenis belatung atau ulat itu, dibudidayakan sebagai pengganti pakan ikan (pellet), karena lebih ramah lingkungan dan bisa dikembangkan dengan pola sederhana, sehingga sangat menjanjikan untuk dikembangkan sebagai pakan ikan budidaya yang tengah gencar dikembangkan di nagari Lubukbasung, termasuk menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat.

Bahkan, mayoritas peserta studi tiru yang diikuti 13 kelompok budaya ikan air tawar di nagari Lubukbasung yang dipimpin Walinagari Lubukbasung Dharma Ira Putra, didampingi para perangkat pemerintah nagari termasuk seluruh walijorong di Nagari Lubukbasung itu, meminta, program budidaya maggot bisa segera dikembangkan di Lubukbasung.

Menurut Dharma Ira Putra,walinagari Lubukbasung didampingi Rino Syamna Putra, walijorong IV Surabayo, studi itu ke lokasi budaya maggot itu, merupakan salah satu program yang sudah dirancang pihaknya, sebagai upaya mendorong program budaya ikan air tawar yang sedang digarap pemerintah nagari Lubukbasung.

Bahkan saat ini, pihaknya sudah menyebar puluhan ribu bibit ikan di seluruh wilayah Lubukbasung yang saat ini dikelola dan dikembangkan langsung oleh masyarakat melalui kelompok pemuda, kelompok budaya ikan dan pengurus masjid-mushalla.

Untuk memaksimalkan program budaya ikan air tawar itu, ulas Dharma Ira Putra, pihaknya mendorong masyarakat secara mandiri membuat pakan ikan non pellet, untuk mengurangi dampak pemakaian zat kimia, yang ramah lingkungan dan mudah dikembangkan masyarakat, “ budidaya maggot menjadi solusi yang paling tepat, dan hal itu sedang kita pelajari, “sebut Walinagari Lubukbasung itu.

Rombongan tim studi tiru kelompok budaya ikan air tawar nagari Lubukbasung itu, diterima Irwandi, pimpinan Family Pisces Pasia Kandang.Anggota rombongan sangat antusias mendengarkan penjelasan Ekho Kurniawan,sarjana teknik lingkungan ahli budidaya maggot yang sukses mengembangkan jenis pakan ikan itu, bahkan saat ini sudah semakin berkembang di Sumatera Barat.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });