Kaba Terkini

Jawab Keresahan, Ratusan Tokoh Masyarakat Segel 2 Cafe di Lubukbasung

Lubukbasung, kaba12.com — Jawab keresahan masyarakat menyusul masih bandelnya dua kafe yang beberapa waktu belakangan masih tetap beroperasi walau sudah berulangkali disorot dan ditentang warga Lubukbasung, ratusan tokoh masyarakat dari berbagai unsur Minggu,(28/3) dini hari segel dua cafe tersebut.

Dua kafe yang meresahkan warga selama ini masing- masing kafe di kompleks Pasar Padang Baru dan Tembok, yang mengoperasikan room karaoke itu, disegel ratusan warga yang dipimpin ninik mamak, ketua Bamus Lubukbasung, walijorong IV Surabayo, seluruh RK di Jorong IV Surabayo, para ketua pemuda dan tokoh masyarakat lainnya.

Baca Juga:  Disiplin Prokes, Pjs Bupati Agam Apresiasi Ponpes Sumatera Thawalib Parabek

Penyegelan yang dilakukan mendadak itu, disebutkan sebagai salah satu hasil keputusan rapat bersama Sabtu siang di kantor nagari persiapan Surabayo Lubukbasung, yang salah satu itemnya melakukan penertiban lokasi yang meresahkan warga karena berpotensi terjadinya masalah asusila atau tibdak kriminal.

Operasi penertiban dan penyegelan 2 kafe itu dibenarkan Rino Syamna Putra, walijorong IV Surabayo waktu dikonfirmasi kaba12.com.

Baca Juga:  Tokoh Perantau Lubukbasung, MTQ 37 Jati Diri Pusat Pemerintahan Agam

Dijelaskan Rino Syamna Putra, penyegelan 2 kafe itu merupakan hasil keputusan bersama tokoh masyarakat dan ninik mamak yang sepakat melakukan penyegelan 2 kafe, tanda tidak boleh beroperasi lagi, karena selain tidak memiliki izin, juga sudah lama keberadaannya meresahkan warga.

Ditambahkan Rino Syamna Putra, tim bersama yang turun ke lapangan dipimpin ninik mamak Lubukbasung H.Dt.Hitam, M.A.Dt. Manambun, M.R.Dt. Panglimo ketua BAMUS Lubukbasung Bob Nuzuar, aparat kepolisian dan para tokoh masyarakat.

Baca Juga:  Pertina Agam Buka Cabang di Palembayan

” Ini bentuk peringatan terakhir dari warga nagari, terkait aktivitas 2 kafe yang sudah sangat lama meresahkan itu,” tegasnya.

Dilain pihak, Rino Syamna Putra menegaskan, sesuai keputusan bersama masyarakat nagari, pengawasan dan penertiban yang berpotensi memicu tindak asusila dan yang menyalahi ketentuan yang sudah digariskan, secara konsisten akan dilakukan bersama.

(Bryan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top