Kaba Terkini

Hasil Musrenbang Tanjung Raya, 18 Usulan Masuk Skala Prioritas

Maninjau, kaba12.com — Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, telah menyelesaikan proses Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 di aula kantor Camat, Rabu (24/2) kemarin. Dari hasil Musrenbang itu, didapat sebanyak 18 usulan masuk kedalam skala prioritas di tingkat Kecamatan.

Camat Tanjung Raya Handria Asmi saat dikonfirmasi kaba12.com menyebutkan, seluruh usulan prioritas yang didapat dalam Musrenbang merupakan hasil kesepakatan bersama para peserta dan tamu undangan untuk menentukan perencanaan kegiatan di masing-masing Nagari.

Ia menyebut, dalam Musrenbang, tiap Nagari di Tanjung Raya mengusulkan maksimal 2 skala prioritas. Dari hasil itu, sebanyak 18 usulan sudah dimasukkan ke dalam urutan rencana kegiatan, dan 1 diantaranya menjadi prioritas utama atau P1 di Kecamatan Tanjung Raya pada tahun 2022.

“Usulan yang menjadi prioritas utama di Tanjung Raya itu adalah pembangunan rehab pasar Maninjau di Nagari Maninjau dengan volume 1 unit, dan pagu anggaran Rp 3 miliar,” kata Camat Tanjung Raya, Kamis (25/2).

Menurutnya, kondisi pasar Maninjau pasca diterjang angin kencang pada awal tahun lalu, saat ini sudah tidak layak pakai. Bahkan, jika hari balai (pasar-red) hanya diatapi menggunakan terpal.

“Nah, ini sebenernya suatu hal yang perlu kita sikapi bersama, karena lokasi pasar itu berada di pinggir jalan propinsi. Oleh karena itu, hal ini jadi prioritas utama di Kecamatan, sehingga nantinya
bisa menjadikan wajah baru bagi Tanjung Raya kedepan,” ujarnya.

Ia mengatakan, dengan desain konsep pasar Maninjau yang modern, nantinya tempat tersebut bisa digunakan untuk hal-hal lain. Seperti tempat wisata, seni budaya, dan bisa dimanfaatkan untuk hajatan pernikahan, serta kegiatan lainnya.

Disamping itu, ia merincikan 18 usulan prioritas Kecamatan Tanjung yang dibiayai dari APBD Kabupaten Agam tahun 2022.

Diantaranya, pembangunan rehab Pasar Maninjau di Nagari Maninjau volume 1 unit dengan pagu anggaran Rp 3 miliar. Pembangunan rehab Pasar Ahad di Nagari Duo Koto volume 1 unit dengan pagu Rp 2 miliar. Rehab pagar SMPN 3 Tanjung Raya di Nagari Bayur volume 1 unit Rp 250 juta. Pengaspalan jalan Simpang Kandis-Cicawan di Nagari Paninjauan sepanjang 3 kilometer dengan pagu Rp 1 miliar.

“Kemudian, pembukaan jalan produksi perkebunan di Jorong Rambai, Pauah Taruko, Kampuang Ambacang Nagari Koto Malintang sepanjang 3 kilometer dengan pagu Rp 300 juta. Pembuatan jembatan usaha tani Tunggua Buto-Pandakian Aia Gadang di Nagari Koto Kaciak volume 2 unit dengan pagu Rp 1 miliar,” katanya.

Selanjutnya, peningkatan kapasitas pelaku usaha ekonomi kreatif-UMKM di Nagari Tanjung Sani volume 1 dengan pagu Rp 320 juta. Pembangunan rehab jalan kabupaten Sariak-Batu Kudo di Nagari Koto Gadang VI Koto sepanjang 2,5 kilometer dengan pagu Rp 2 miliar. Rehab jalan usaha tani Data Kampuang Dadok-Tanjung Sani-Batuang Panjang di Nagari Sungai Batang sepanjang 3 kilometer dengan pagu Rp 1,5 miliar. Rehab sedang/berat Puskesmas pembantu di Nagari Bayur volume 1 unit dengan pagu Rp 600 juta.

“Kemudian pembangunan bahu jalan kabupaten Sariak-Batu Kudo di Nagari Koto Gadang VI Koto sepanjang 2,5 kilometer dengan pagu Rp 1,5 miliar. Fasilitas pengembangan usaha ekonomi kreatif-UMKM di Nagari Tanjung Sani volume 1 dengan pagu Rp 270 juta. Rehab/perbaikan ruas jalan kabupaten Koto Kaciak-Balai Belo-Simpang Kandis di Nagari Koto Kaciak sepanjang 2,5 kilometer dengan pagu Rp 1 miliar. Dan Pembangunan jembatan Banda Koto di Nagari Koto Malintang sepanjang 7 meter dengan pagu Rp 100 juta,” sebutnya lagi.

Ditambahkan, selanjutnya pendaman pelebaran jalan Simpang Kandis-Cicawan di Nagari Paninjauan sepanjang 3 kilometer dengan pagu Rp 200 juta. Pembangunan/rehab irigasi tersier di Nagari Sungai Batang volume 1 unit dengan pagu Rp 2 miliar. Pembangunan/rehab dam parit Banda Gadang di Nagari Duo Koto sepanjang 1,8 kilometer dengan pagu Rp 1 miliar. Serta pembangunan bahu jalan kabupaten dan drainase di Kubu Baru Nagari Maninjau sepanjang 1,5 kilometer dengan pagu anggaran Rp 500 juta.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada seluruh Walinagari di Tanjung Raya untuk menyelesaikan segala persyaratan bebas lahan, dan dokumen penting lainnya sebelum melakukan pembangunan. Karena hal ini harus segera diselesaikan agar dalam proses pembangunan tidak terjadi kendala.

“Mudah-mudahan kegiatan pembangunan ini dapat terlaksana dengan baik, sehingga nantinya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” jelas Handria Asmi.

(Bryan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });