Kaba Terkini

Cuaca Panas-Agam Rawan Kebakaran Lahan, M.Dt.Maruhun : Land Clearing Jangan Membakar

Lubukbasung, kaba12.com — Dampak cuaca panas yang beberapa waktu belakangan melanda wilayah kabupaten Agam memicu serangkaian kebakaran lahan di beberapa lokasi. Hingga Selasa,(23/2) ini, tercatat sudah 3 lokasi di 2 kecamatan berbeda yang terdampak kebakaran, termasuk itensitas musibah kebakaran pemukiman warga juga meningkat.

Data yang dihimpun kaba12.com, sejak sepekan terakhir sudah lebih dari 23 hektar lahan terbakar yang dipicu beragam penyebab, baik di wilayah Aia Maruok, Nagari Persiapan Durian Kapeh Darussalam, kecamatan Tanjung Mutiara yang ditaksir sudah mencapai 18 hektar lahan gambut yang dijalari api.

Kemudian di belakangan kompleks PT.AMP Plantation, 1 hektar lahan kelapa sawit milik warga juga hangus terbakar, terakhir Senin-Selasa, ini, lahan warga di kawasan perkebunan PT.Mutiara Agam, Nagari Tiku V Jorong, kecamatan Tanjung Mutiara terbakar seluas 4 hektar, namun sudah berhasil dipadamkan.

Menyikapi kondisi itu, Plh.bupati Agam M.Dt.Maruhun, meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan termasuk mengantisipasi hal-hal yang berpotensi memicu kebakaran, salah satunya tidak membuka dan membersihkan lahan perkebunan dengan cara membakar.

Diharapkan M.Dt.Maruhun, masyarakat terutama yang memiliki lahan untuk betul-betul waspada di lapangan, terutama jika membuka dan membersihkan areal perkebunan, “ hindari membakar sampah, apalagi membuka lahan baru dengan cara membakar, ini sangat rawan bahkan saat cuaca panas saat ini, akan dengan mudah memicu terbakarnya lahan, “sebutnya.

Masyarakat juga diminta untuk mengawasi secara langsung, jika membakar sampah atau material lain, karena akan sangat mudah memicu kebakaran, apalagi jika angin bertiup kencang, “ kami imbau masyarakat untuk betul-betul waspada, karena kondisi cuaca panas saat ini, akan sangat mudah memicu kebakaran, “sebut Bupati Agam itu lagi.

Disisi lain, M.Dt.Maruhun yang juga Sekab.Agam itu, meminta aparat terkait di Pemkab.Agam, untuk intensif memantau aktivitas masyarakat di lapangan, terutama yang tengah membuka areal perkebunan baru, sekaligus memaksimalkan koordinasi di lapangan, jika muncul potensi musibah yang akan merugikan masyarakat luas.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });