Kaba Terkini

Dampak Cuaca Panas, Lahan PT.AMP Plantation Terbakar

Palembayan, kaba12.com — Dampak cuaca panas beberapa pekan terakhir, mulai memicu dampak terhadap masyarakat, selain semakin tinggi volume musibah kebakaran yang melanda pemukiman warga, juga memicu kebakaran lahan di beberapa tempat.

Setelah sebelumnya areal perkebunan kepala sawit yang kawasan gambut milik warga di Nagari Persiapan Durian Kapeh Darussalam, kecamatan Tanjung Mutiara, Minggu,(21/2), areal perkebunan kelapa sawit di kawasan PT.AMP Plantation di Palembayan mulai terbakar.

Informasi awal yang diperoleh kaba12.com, kebakaran lahan yang melanda areal kebun sawit itu, masih belum dipastikan apakah milik masyarakat, kebun plasma atau areal perkebunan milik PT.AMP Plantation tersebut, karena masyarakat bersama tim Damkar Agam dibantu tim PT.AMP Plantation sudah turun ke lokasi kejadian untuk pemadaman api.

Terbakarnya lahan kelapa sawit itu dibenarkan Danru Damkar Agam Anton Asmara waktu dikonfirmasi kaba12.com.

Namun, Anton Asmara masih belum menjelaskan, luas areal yang terbakar, termasuk status kebun kelapa sawit yang terbakar tersebut, apalagi milik warga atau perusahaan. Namun disebutkan, kawasan yang terbakar berada di Kampuang Alahan Jambu,Palembayan yang berada di belakang kompleks perkebunan PT.AMP.

Sementara informasi yang diperoleh kaba12.com dari beberapa tokoh masyarakat kawasan lahan yang terbakar dekat dengan pemukiman warga, dimana api yang menjalar di rerumputan kering akibat cuaca panas, sudah menjilati pohon-pohon kelapa sawit sehingga kobaran api makin membesar.

Bahkan diinformasikan, asap pekat akibat kebakaran lahan itu sudah mulai membungkus wilayah tersebut, sehingga dikuatirkan akan memicu dampak lain, jika tidak diatasi segera.

“ Kami sudah turun ke lapangan untuk memulai proses pemadaman, sekaligus mendeteksi kemungkinan langkah-langkah yang akan diambil untuk proses pemadaman api,”sebut Anton.

Informasi dari lapangan, upaya pemadaman sendiri dikuatirkan akan berlangsung lama, karena minimnya sumber air serta bentangan lahan yang terbesar sudah semakin luas.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });