Kaba Terkini

Bukittinggi Mulai Laksanakan Vaksinasi, 10 Pejabat Esensial Jadi Orang Pertama

Bukittinggi, KABA12.com — Kota Bukittinggi secara resmi memulai vaksinasi covid-19, Senin (01/02). Hal ini diawali dengan penyuntikan vaksin kepada 10 pejabat publik esensial, di RSUD Bukittinggi.

Kabid Kesmas dan P2P Dinkes Bukittinggi, drg. Salvi Raini, menjelaskan, pencanangan vaksinasi covid-19 ini, menandakan dimulainya proses vaksinasi imunisasi covid-19 di Bukittinggi. Untuk kota Bukittinggi ini, vaksinasi akan dilaksanakan di 5 rumah sakit dan 7 puskesmas se Kota Bukittinggi.

“Proses vaksin akan dilaksanakan selama 10 bulan kedepan. Untuk percepatan, layanan vaksinasi akan dilaksanakan hingga Sabtu dan Minggu. Bukittinggi masuk tahap I termen II. Untuk pertama, 10 pejabat publik esensial di vaksin dan 2148 tenaga kesehatan,” jelasnya.

Salvi Raini, menambahkan, untuk Bukittinggi telah disediakan 4440 vaksin. Proses vaksin dilaksanakan 2 kali dosis dalam rentan waktu 14 hari. 71 vaksinator se Kota Bukittinggi pun telah disiapkan.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, Bukittinggi, termasuk salah satu daerah yang terbaik dalam penanganan penyebaran covid-19 di Sumatra Barat, bahkan percontohan secara Nasional. Namun kondisi terakhir Indonesia semakin mengkhawatirkan, sehingga butuh kesadaran dan kerjasama masyarakat untuk menghentikan penyebaran covid-19 ini.

“Vaksinasi ini tujuannya memutus mata rantai penyebaran covid-19 melalui peningkatan kekebalan tubuh manusia. Vaksin telah melalui pemeriksaan ketat. Ini simbol bahwa vaksin ini aman, halal dan suci,” tegas Ramlan.

Wako menambahkan, warga diminta untuk bekerjasama dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini. Akibat covid-19, berdampak pada seluruh lini, terutama bidang ekonomi.

“Jika tidak bekerjasama, kita bisa terdampak lebih jauh bahkan tidak tertutup kemungkinan untuk masuk zona hitam. Namun ini dapat diantisipasi dengan kesadaran masyarakat. Vaksin ini salah satunya. Tujuannya antigen, menambah anti bodi. Pemerintah mengeluarkan vaksin ini, murni untuk keselamatan masyarakat. Selaku kepala daerah, kami harus berikan contoh pada masyarakat,” ungkapnya.

Salah seorang tenaga kesehatan, dr. Firman Abdullah, mengaku tidak merasakan sakit atau gejala apapun setelah divaksinasi.

“Alhamdulillah, tidak apa apa, segar. Jangan takut divaksin,” ungkapnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });