Kaba Terkini

Vaksinasi Covid-19 di Agam Digelar Februari, Tahap Awal Hanya Untuk 1.260 Nakes

Lubukbasung, kaba12.com — Kegiatan vaksinasi anti covid-19 secara nasional Rabu,(13/1) ditandai dengan penyuntikan vaksin kepada presiden Joko Widodo dan beberapa pejabat tinggi negara di Jakarta.

Khusus di kabupaten Agam, kegiatan vaksinasi baru dijadualkan berlangsung bulan Februari mendatang, yang diproyeksikan untuk 1.260 orang tenaga kesehatan yang tersebar di seluruh puskesmas dan RSUD Lubukbasung, sesuai keputusan yang ditetapkan Kementrian Kesehatan.

Sementara perkiraan jumlah kebutuhan vaksin sesuai perkiraan jumlah sasaran mencapai 66.243 vial/botol, dengan peruntukan penduduk usia 18-59 tahun, yang dipusatkan di 23 puskesmas yang ada di kabupaten Agam dan RSUD Lubukbasung.

Hal itu dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Agam dr.Indra, M,Kes, menjawab kaba12.com terkait dengan jadual pelaksanaan vaksinasi covid-19 dan peruntukannya bagi masyarakat kabupaten Agam sesuai jadual yang sudah ditetapkan.

Disebutkan Indra, sesuai jadual yang ditetapkan Kemenkes, jadual vaksinasi di kabupaten Agam dilaksanakan bulan Februari mendatang, yang diproyeksikan untuk seluruh tenaga kesehatan dan hal itu sudah dipersiapkan.

Indra, Kadinkes Agam itu membantah adanya jadual kegiatan vaksinasi untuk Bupati, tenaga kesehatan, Forkompinda, dan jurubicara gugus tugas penanganan covid-19 daerah tanggal 15 Januari mendatang, “tidak ada jadual itu, kita di kabupaten Agam bulan Februari, “tegasnya.

Disebutkan, khusus untuk kegiatan vaksinasi di kabupaten Agam, pihaknya sudah mengajukan permohonan dan sudah ditetapkan Kemenkes RI, yang dijadualkan pemerintah pusat bulan Februari mendatang khusus untuk ASN bidang kesehatan, sementara untuk pelayanan public, baik dari personil TNI-Polri, termasuk tim gugus tugas penanganan covid-19, akan dijadualkan untuk tahap berikutnya oleh pemerintah pusat melalui komite covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (KCPEN).

“ Intinya, di kabupaten Agam tidak ada kegiatan vaksinasi tanggal 15 Januari itu, “ tegas Kadinkes Agam itu.

Sementara kebutuhan vaksin untuk kabupaten Agam, hingga saat ini masih berada di Pemprov Sumbar, dan belum ada instruksi untuk penjemputan, sementara untuk kegiatan vaksinasi itu sendiri diatur sesuai ketentuan medis.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

To Top