Kaba Terkini

Sempat Tertunda, SMKN 1 Tanjung Raya Mulai Terapkan Belajar Tatap Muka

Tanjung Raya, kaba12.com — Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tanjung Raya, Kabupaten Agam, sudah mulai menerapkan pembelajaran secara tatap muka pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 di masa pandemi Covid-19, Senin (11/1) kemarin.

Sebelumnya satuan pendidikan tersebut sempat menunda proses belajar mengajar (PBM) tatap muka selama sepekan karena adanya rapat teknis dan pelatihan E- Learning Trainer Office 365 bagi guru untuk memaksimalkan pembelajaran daring di masa pandemi.

Kepala SMKN 1 Tanjung Raya melalui Waka Bidang Kurikulum, Arief Rahman mengatakan, sesuai jadwal yang dirilis Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat bahwa pelaksanaan pembelajaran semester genap dimulai pada Senin, 4 Januari 2021. Namun karena adanya rapat dan pelatihan, serta beberapa syarat harus dipenuhi maka PBM tatap muka yang seharusnya dilaksanakan pada 4 Januari, ditunda selama sepekan dan dimulai pada Senin (11/1), dengan menjalankan sejumlah ketentuan protokol kesehatan.

“Sesuai dari hasil keputusan rapat yang dilaksanakan, bahwa pembelajaran tatap muka mulai diselenggarakan pada 11 Januari. Artinya hari ini merupakan hari kedua kita melaksanakan pembelajaran secara tatap muka di sekolah,” ujar Arief Rahman saat dikonfirmasi kaba12.com, Selasa (12/1).

Disebutkan, untuk teknis pembelajaran tatap muka, seluruh mata pelajaran sudah dimasukkan ke dalam jadwal PBM, karena semester genap merupakan semester penentuan bagi siswa. Oleh karena itu, seluruh mata pelajaran dilakukan secara tatap muka di sekolah, tentunya dengan mengikuti ketentuan pembelajaran di masa pandemi. Diantaranya mengatur jarak kursi siswa di tiap ruang kelas minimal 1,5 meter, mengurangi durasi jam pelajaran, wajib memakai masker dan melaksanakan sistem shifting.

“Khusus untuk jam pelajaran saat ini kita kurangi 10 menit. Dimana sebelumnya 1 jam pelajaran itu 40 menit, sekarang menjadi 30 menit. Sedangkan untuk sistem shifting, tiap ruang kelas maksimal diisi oleh 18 orang siswa,” katanya.

Disamping itu, ulas Arief, jadwal kedatangan siswa mengikuti pembelajaran dibagi dalam sistem ganjil-genap. Untuk siswa yang absennya ganjil, maka akan datang ke sekolah pada pekan ini. Sedangkan yang absennya genap mereka saat ini mengikuti pembelajaran daring di rumah, dan akan mengikuti pembelajaran tatap muka pada pekan depan.

Selain itu, pengaturan jam pulang siswa juga diberlakukan. Dimana untuk hari Senin mereka pulang pada pukul 11.30 WIB, Selasa-Rabu-Kamis pukul 11.40 WIB, dan Sabtu pukul 11.30 WIB.

“Khusus untuk hari Jum’at, jam pulang siswa dipercepat menjadi pukul 11.00 WIB, sehingga mereka bisa melaksanakan sholat Jum’at di daerahnya masing-masing,” ungkapnya.

Terselenggaranya kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah pada semester ini, pihaknya berharap agar mental siswa, attitude (sikap dan perilaku), serta skill bisa diasah dan dimaksimalkan kembali. Pasalnya, dalam kurun waktu sekitar 9 bulan terakhir mereka hanya mengikuti pembelajaran jarak jauh secara daring.

“Oleh karena itu kita berharap pembelajaran dan praktikum tatap muka bisa lebih di maksimalkan, sehingga siswa yang kelas XII saat ini dapat lulus dengan hasil optimal dan bisa diterima di  dunia industri/perusahaan ataupun perguruan tinggi,” sebutnya.

Disisi lain, institusi pendidikan ini sudah menjalankan ketentuan standar protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun) dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Selain itu penerapan 3T (testing, tracing, treatment) sudah dilaksanakan dengan baik, dan masuk dalam kategori aman.

(Bryan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

To Top